Page 936 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 936

Dalam surat edaran tersebut disebutkan gubernur diminta menyesuaikan penetapan nilai upah
              minimum provinsi 2021, sama dengan nilai upah minimum 2020. Artinya lewat surat edaran itu,
              pemerintah memilih untuk tidak menaikan upah minimum.

              Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan, memang
              saat ini pemerintah juga dalam menghadapi posisi yang sulit akibat pandemi Covid-19 di tanah
              air.

              Sebab,  menurut  politikus  PDIP  itu,  pemerintah  juga  mengimbau  perusahaan  agar  tidak
              melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawannya. Namun di satu sisi
              ekonomi saat ini sedang terdampak adanya pandemi ini.

              "Ya memang sangat dilematis dalam kondisi kesulitan saat ini akibat resesi. Namun dalam kondisi
              seperti ini prioritas utama adalah bagaimana perusahaan-perusahaan diimbau tidak melakukan
              PHK," ujar Hendrawan kepada wartawan, Rabu (28/10).

              Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berujar jika masyarakat menuntut
              kenaikan upah maka hal itu sangat tidak bijak. Pasalnya ekonomi saat ini sedang terdampak
              begitupun para perusahaan.

              "Nah  dalam  kondisi  begini  kalau  ada  kenaikan  upah  memang  sangat  memukul  ya.  Karena
              pertumbuhan ekonomi juga sedang minus," katanya.

              Oleh sebab itu, jalan tengah yang diambil pemerintah adalah tidak menaikan upah minimum
              2021 ini. Hal ini juga sekaligus menjaga kemampuan perusahaan di tengah pandemi virus Korona
              ini.

              "Hal ini bisa kita anggap sebagai jalan tengah. Dari pihak pengusaha juga menahan diri tidak
              melakukan  PHK,  dari  pihak  karyawan  juga  sebaiknya  menahan  diri  untuk  tidak  menuntut
              menaikan (gaji-Red) karena ini kan mengalami kesulitan," ungkapnya.

              Sehingga, kata Hendrawan, langkah yang dilakukan pemerintah ini adalah jalan tengah yang
              menguntungkan antara perusahaan dan juga para pegawai. Karena saat ini banyak perusahaan
              yang terdampak bahkan ada yang sampai merumahkan pegawainya.

              "Ya artinya itu dianggap untuk saat ini kondisi sulit seperti ini dianggap resep yang solutif, win-
              win solution," pungkasnya.

              Editor : Dimas Ryandi Reporter : Gunawan Wibisono .


























                                                           935
   931   932   933   934   935   936   937   938   939   940   941