Page 4 - Buku Handbook HC Policy V1,0-23122020
P. 4

Ketentuan Umum


        Definisi (2 dari 5)



        Definisi (lanjutan):
        24. Kantor Area adalah bagian dari organisasi Perusahaan untuk area tertentu yang bertugas melaksanakan kegiatan
           administratif dan operasional Perusahaan.
        25. Kantor Cabang adalah unit operasional Perusahaan yang langsung menjalankan kegiatan penjualan dan pelayanan bisnis,
           secara konvensional atau Syariah kepada pengguna jasa/Nasabah.
        26. Kantor Wilayah adalah bagian dari organisasi Perusahaan untuk wilayah tertentu yang bertugas melaksanakan kegiatan
           administratif dan operasional Perusahaan.
        27. Karyawan adalah setiap orang yang terikat hubungan kerja dengan Perusahaan yang menerima upah/gaji atau imbalan
           dalam bentuk lain, melakukan pekerjaan atas dasar perintah, berdasarkan suatu perjanjian kerja, baik Perjanjian Kerja
           Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) maupun Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
        28. Karyawan Aktif adalah Karyawan yang tidak menjalani penonaktifan karena sedang dalam proses pemeriksaan pelanggaran
           atau tidak dikenakan skorsing, tidak melaksanakan seluruh hak Cuti Besar, tidak Cuti Bersalin, tidak Cuti Sakit lebih dari 4
           (empat) bulan dan tidak Cuti di Luar Tanggungan Perusahaan serta tidak melaksanakan Penugasan Eksternal.
        29. Kebijakan adalah prinsip manajemen atau ketentuan yang menggambarkan tekad, dan komitmen dalam mencapai tujuan
           tertentu yang dinyatakan secara formal.
        30. Kebijakan Umum adalah kebijakan yang terdapat di Perusahaan dengan memperhatikan tata kelola, manajemen risiko,
           kepatuhan terhadap peraturan dan perundangan yang berlaku, serta pengendalian internal dalam aktivitas Perusahaan.
        31. Kepala Divisi adalah pejabat struktural sebagai pemimpin Divisi yang berkedudukan di Kantor Pusat, kecuali ditentukan lain
           oleh Direksi.
        32. Knowledge Management System (KMS) adalah aplikasi pembelajaran jarak jauh (online) yang dimiliki oleh Pegadaian
           Corporate University.
        33. Komite Human Capital adaiah Komite yang berfungsi untuk membantu Direksi dalam memberikan arahan stategis
           dibidang Human Capital Perusahaan.
        34. Komite Human Capital A adalah Komite yang berfungsi untuk menetapkan dan membantu Direksi dalam memberikan
           arahan strategis pengelolaan Human Capital secara corporate.
        35. Komite Human Capital B Kantor Pusat adalah Komite yang berfungsi untuk membantu Direksi dalam memutuskan dan
           menetapkan mutasi, rotasi, promosi, dan demosi di luar fungsi Komite Human Capital A dan Komite Human Capital B
           Kantor Wilayah.
        36. Komite Human Capital B Kantor Wilayah adalah Komite yang berfungsi untuk membantu Direksi dalam memutuskan dan
           menetapkan mutasi, rotasi, promosi, dan demosi untuk pejabat Grade 4 sampai dengan Grade 13 dalam lingkup Kantor
           Wilayah.
        37. Library adalah menu perpustakaan digital yang terdapat di KMS.
        38. Makalah adalah karya tulis ilmiah berisi inovasi yang sedang diimplementasikan (working innovation) di Unit Kerja.
        39. Manajemen adalah Direksi beserta Karyawan dengan jabatan tertentu sesuai ketetapan Direksi yang membantu
           pengurusan dan pengelolaan Perusahaan berdasarkan struktur organisasi Perusahaan.
        40. Manajemen Risiko adalah serangkaian metodologi dan prosedur yang digunakan dalam mengidentifikasi, menganalisa,
           mengevaluasi, memitigasi, melakukan monitoring dan review serta mengkomunikasikan risiko ke seluruh Unit Kerja yang
           melaksanakan Aktivitas Perusahaan.
        41. Membangun Lingkungan Kerja Inovatif adalah kegiatan antara lain:
               1.  Menciptakan suasana kondusif pada lingkungan kerja guna membangun kemauan dan kemampuan Karyawan
                  untuk melakukan inovasi, meningkatkan kemampuan insan Pegadaian dalam penciptaan hal-hal baru,
                  memperbaiki dan sumbang saran ke arah perbaikan yang memberikan nilai (values);
               2.  Memiliki kemampuan menggunakan metodologi ilmiah sesuai standar nasional untuk melaksanakan aktivitas
                  inovasi, menciptakan embrio berpikir analisis pada setiap insan Pegadaian, serta membangun inovasi lokal, sesuai
                  dengan tema RKAP.
        42. Organ Perusahaan adalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi.
        43. Paraf adalah kependekan dari Digital Signature yang digunakan sebagai bukti bahwa dokumen telah dilakukan pengecekan
           oleh pihak terkait.
        44. Pedoman adalah rangkaian ketentuan dan/atau hal pokok yang memberi arah bagaimana aktivitas Perusahaan dilakukan
           guna mencapai tujuan yang ditetapkan.
        45. Pegadaian Excellence Award adalah ajang pemberian penghargaan atau apresiasi kepada Insan Pegadaian yang berprestasi
           di tingkat Nasional berdasarkan kategori yang diperlombakan.
        46. Pegadaian The Best Business Performance adalah pemberian penghargaan kepada Unit Kerja Perusahaan pada tingkatan
           Kantor Wilayah, Kantor Area, Kantor Cabang, dan Unit Pelayanan Cabang (UPC/S) berdasarkan Key Performance Indicator
           (KPI) pada tahun terakhir.



                                                       4
   1   2   3   4   5   6   7   8   9