Page 55 - E-Modul Pembelajaran SD berbasis ICT
P. 55
e. Penggunaannya bersifat fleksibel.
f. Tetap mempertimbangkan minat dan kebutuhan peserta didik.
g. Tetap menerapkan prinsip belajar sambil bermin dan menyenangkan.
h. Penggunaannya tetap memfasilitasi komunikasi antarpeserta didik,
peserta didik dengan guru sumber belajar.
i. Berorientasi pada keterampilan hidup peserta didik bukan terhadap
materi pembelajaran.
j. Berorientasi pada proses daripada hasil pembelajaran.
Prosedur Penyusunan Aplikasi Pembelajaran Tematik Berbasis TIK
Aplikasi pembelajaran tematik berbasis TIK sangat relevan dengan
pembelajaran di SD untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Aplikasi pembelajaran tematik berbasis TIK akan sangat menunjang kualitas
proses pembelajaran jika dikembangkan atau disusun oleh guru sendiri
menggunakan fasilitas aplikasi lainnya yang telah tersedia sesuai dengan
prosedur baku yang relevan dengan setiap aplikasi yang ada. Prosedur
dalam mengembangkan aplikasi pembelajaran tematik berbasis TIK
disesuaikan dengan jenis perangkat keras atau lunak yang dipilih serta
fungsinya. Berikut merupakan prosedur pengembangan aplikasi
pembelajaran tematik berbasis TIK: 1) Meninjau tujuan pembelajaran,hasil
belajar yang diinginkan, karakteristik peserta didik, dan strategi pembelajaran
yang diterapkan; 2) Menentukan karakteristik aplikasi yang paling baik untuk
digunakan dalam pembelajaran; 3) Mengkaji aplikasi dan materi
pembelajaran yang ada; 4) Mengadaptasi aplikasi pembelajaran yang
tersedia; 5) Menentukan format dan isi aplikasi; 6) Membuat rancangan
aplikasi; 7) Memeriksa alur ide yang dituangkan dalam aplikasi; 8) Melakukan
evaluasi formatif; 9) Menguji coba aplikasi dalam pembelajaran nyata; dan
10) Melakukan perbaikan aplikasi.
Prosedur penyusunan aplikasi pembelajaran tematik berbasis TIK yang
dapat dilakukan oleh guru terdiri atas:
1) Seleksi sumber-sumber belajar : mengumpulkan sumber-sumber belajar
yang memuat materi pembelajaran sesuai dengan topik-topik yang akan
diajarkan berdasarkan kurikulum atau kompetensi yang ingin dicapai.
Sumber-sumber ini dapat berupa buku guru, buku siswa, buku teks
pelajaran, jurnal, atau sumber- sumber di internet.
2) Strukturisasi: membuat struktur isi (outline) aplikasi pembelajaran dan
urutan penyajian materi serta bentuk interaksi sesuai dengan alur
pembelajaran yang diharapkan. Bentuk interaksi yang dapat dipilih terdiri
atas drill, latihan, tutorial, permainan (game), simulasi, eksplorasi,
penemuan, atau pemecahan masalah.
3) Seleksi materi pembelajaran : memilih materi-materi pembelajaran yang
sesuai dengan sumber-sumber yang ada dan menyajikannya secara
singkat dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif dilengkapi
dengan ilustrasi atau visualisasi dalam bentuk gambar, grafik, diagram,
foto, animasi, atau audio-video menggunakan aplikasi-aplikasi lain yang
tersedia sebagai berikut: (1) Microsoft Word; (2) Microsoft Powerpoint; (3)
Microsoft Excel; (4) Aplikasi pengolah gambar seperti Microsoft Paint dan
52

