Page 71 - E-MODUL_KEWIRAUSAHAAN
P. 71
memposisikan diri sebgagai rokok kaum pria sejati yang menyukai
tantangan alam seperti digambarkan melalui iklan-iklannya. Sedangkan A
Mild lebih ditujukan kepada generasi muda yang memiliki rokok berkadar
tar dan nikotin ringan. Strategi sebagai posisi menurut Minztberg cenderung
melihat ke bawah, yaitu ke suatu titik bidik dimana produk tertentu bertemu
dengan pelanggan, dan melihat ke luar yaitu meninjau berbagai aspek
lingkungan eksternal.
(4) Strategi adalah Perspektif (Perspektif)
Definisi strategi yang keempat adalah perspektif. Jika dalam P kedua
dan ketiga cenderung melihat ke bawah dan keluar, maka sebaliknya dalam
perspektif cenderung lebih melihat ke dalam organisasi, dan keatas yaitu
melihat grand vision dari perusahaan
(5) Strategi adalah Permainan (Play)
Di samping keempat definisi strategi yang saling berlawanan seperti di
atas, ada definisi yang kelima yang lebih independen, yaitu “strategy is
play”. Menurutnya, strategi adalah suatu maneuver tertentu untuk
memperdaya lawan atau pesaing. Suatu merek misalnya meluncurkan
merek kedua agar posisinya tetap kukuh dan tidak tersentuh, karena
merek-merek pesaing akan sibuk berperang melawan merek kedua tadi.
Banyak teori yang membahas strategi yang dikemukakan oleh para ahli
ekonomi dan manajemen dan digunakan baik dalam perusahaan besar
oleh para manajer maupun perusahaan kecil oleh wirausaha untuk
mempertahankan perushaannya. Teori-teori tersebut secara ringkas dapat
disimak sebagai berikut.
b. Teori Generic Strategi dan Keunggulan Bersaing
Dalam karyanya yang paling terkenal Competitive Strategy, Poreter
(1997 dan 1998) mengungkapkan beberapa strategi yang dapat
dipergunakan perusahaan untuk dapat bersaing, beberapa aspek inti teori
Porter itu adalah sebagai berikut.
1. Persaingan merupakan inti keberhasilan dan kegagalan. Ini berarti
keberhasilan atau kegagalan tergantung pada keberanian perusahaan
untuk bersaing. Tanpa berani bersaing, tidak mungkin keberhasilan
diperoleh (Porter, 1997: 1). Strategi bersaing dimaksudkan untuk
mempertahankan tingkat keuntungan dan posisi yang langgeng ketika
menghadapi persaingan
2. Keunggulan bersaing berkembang dari nilai yang mampu diciptakan oleh
perusahaan bagi langganan atau pembeli. Keunggulan bersaing
menggambarkan cara perusahaan memilih dan mengimplementasikan
strategi generik (biaya rendah, diferensial, dan fokus) untuk mencapai
dan mempertahankan keunggulan bersaing menyangkut bagaimana
perusahaan bener-benar menerapkan strategi generiknya dalam
kegiatan praktis
3. Ada dua jenis dasar keunggulan bersaing, yaitu biaya rendah (low cost)
dan diferensial (differentiation). Semua keunggulan ini berasal dari
keunggulan industri. Perusahaan yang berhasil dengan strategi biaya
redah memiliki kemampuan dalam mendesain, produk, dan pasar yang
lebih efisien dibandingkan pesaing. Sedangkan diferensiasi adalah
65

