Page 16 - E-Modul Kebijakan Cultuurstelsel Belanda di Karesidenan Madiun
P. 16

16






                        5. Hasil tanaman perdagangan dari tanah yang disediakan,


                            wajib diserahkan kepada pemerintah Hindia Belanda,

                        6. Kegagalan  panen  tanaman  perdagangan  dibebankan


                            kepada pemerintah, terutama yang gagal  bukan  karena


                            kelalaian penduduk,


                        7. Penduduk  desa  akan  mengerjakan  tanah  mereka  di

                            bawah  pengawasan  kepala-  kepala  mereka  (Fauzi,


                            1999:30).


                        Meskipun    ketentuan  tersebut  telah  ditetapkan  secara


                     tertulis,  namun  dalam  praktiknya  banyak    terjadi

                     penyimpangan.  Penyimpangan  yang  terjadi  meliputi


                     penyediaan tanah untuk menanam tanaman wajib dilakukan


                     secara  paksa,  tanah  yang  digunakan  melebihi  seperlima


                     bagian,  tanah  yang  diserahkan  tetap  dipungut  pajak,  tenaga

                     kerja dipekerjakan secara paksa selama berbulan-bulan, upah


                     hasil  tanaman  tidak  sesuai  dengan  yang  diserahkan,  dan


                     kegagalan hasil panen dibebankan kepada penduduk dengan

                     melakukan  ulangan  penyerahan  tanah  (Hadiatmodjo,


                     1980:208).  Berbagai  praktik  monopoli  dan  paksaan  selama


                     pelaksanaan Cultuurstelsel tersebut telah menyebabkan rakyat


                     pribumi  semakin  menderita.  Oleh  karena  itu,  aksi  untuk

                     menentang           kebijakan         Cultuurstelsel  tersebut            semakin


                     bermunculan  di  Negeri  Belanda  terutama dari  orang  orang


                     humanis  berpaham  liberal.  Atas  desakan  orang-orang
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21