Page 6 - LKPD_Meisy Maulidia Rohmi
P. 6
f. Kerusakan Ekosistem
Pencemaran air akan memengaruhi kualitas air bagi organisme yang hidup di
air. Jika kualitas air menurun. komponen biotik dalam ekosistem air seperti
produsen, konsumen, dan dekomposer akan berkurang, bahkan lama-lama akan
punah. Akibatnya, ekosistem akan terganggu bahkan punah.
Untuk mengatasi pencemaran air, dapat dilakukan upaya berikut.
1) Mengolah limbah cair industri sebelum dibuang ke perairan.
2) Tidak membuang sampah ke perairan atau selokan.
3) Tidak membuang sisa pestisida ke perairan. 4) Secara rutin membersihkan
perairan.
4) Menggunakan sabun dan detergen yang dapat terurai di lingkungan.
2. . Pencemaran Tanah dan Dampaknya
Bahan pencemar (polutan) tanah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu
polutan yang dapat diuraikan secara alami oleh dekomposer (biodegradable),
misalnya sisa hewan dan tumbuhan, serta polutan yang tidak mudah atau tidak
dapat diuraikan secara alami (non biodegradable), misaluya pestisida, logam,
plastik, dan kaleng. Pencemaran tanah akan memengaruhi kehidupan hewan-
hewan tanah yang merupakan komponen dekomposer sehingga ekosistem akan
terganggu.
Pestisida vang digunakan petani akan diserap tanah dan membunuh
mikroorganisme tanah. Padahal, mikroorganisme tanah berperan dalam proses
pelapukan dan pembusukan. Selain itu, kadar organik pada tanah yang
tercemar pestisida lebih rendah sehingga menurunkan kemampuan tanah
menahan air, Akibatnya, muncul masalah kesulitan air pada musim kemarau.
Upaya-upaya untuk mengatasi pencemaran tanah, di antaranya sebagai
berikut.
a. Memilah sampah yang mudah terurai dan sulit terurai.
b. Menggunakan sampah organik yang mudah terurai sebagai pupuk
kompos.

