Page 22 - Flipbook Teknologi Perkantoran
P. 22

D. PROSEDUR RAPAT


                       Istilah prosedur rapat dan kaitannya dengan pertemuan atau rapat maksudnya ialah

            pada saat menyelenggarakan rapat, maka pihak penyelemggara harus melakukan kegiatan dengan
            mengikuti cara atau tahap kegiatan yang tepat atau baiksesuai ketentuan umum yang berlaku dalam

            rapat. Adapun prosedur pertemuan atau rapat secara umum, yaitu sebagai berikut :
            a.  Panitia  penyelenggara  melakukan  prapersiapan  seperti  menentukan  masalah,  tujuan,  dan

               maksud rapat, pemimpin dan peserta rapat, mengirimkan notula rapat sebelumnya.

            b.  Panitia penyelenggara melakukan persiapan seperti menentukan acara rapat dan menyusunnya,
               menata  ruang  rapat,  menyiapkan  peralatan  perangkat  lunak  dan  keras,  peralatan  menulis,

               menyusulkan bahan rapat yang belum sempat dikirim, menyusun konvokasi atau undangan
               rapat, menempatkan peserta sesuai dengan kursi dan kedudukannya.

            c.  Panitia penyelenggara dan peserta turut terlibat dalam pelaksanaan rapat. Seluruhnya peserta
               rapat mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Maksudnya seluruh peserta rapat memiliki

               hak untuk berbicara dan mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan hasil pemikiran.

            d.  Seorang notulis bila rapat telah selesai harus mampu mencatat jalannya acara rapat. Hal yang
               dicatat adalah inti-inti pembicaraan selama berlangsungnya acara rapat. Bila rapat tela berakhir

               maka  pihak  penyelenggara  harus  mempunyai  notula  rapat  yang  ditulis  oleh  notulis  atau
               sekretaris. Notula rapat atau hasil naskah rapat biasanya harus diperbanyak atau digandakan

               dan dikirimkan atau didistribusikan kepada peserta rapat baik yang hadir maupun tidak hadir

               pada waktu rapat, atau dikirim kepada pihak luar/ekstern.
                       Selain empat unsur tersebut diatas terdapat hal hal lain yang mempengaruhi prosedur

            rapat,  yaitu  jenis  rapat  dan  tujuan  rapat.  Jika  tujuan  dari  komunikasi  ialah  tercapainya  suatu
            keputusan atau adanya pemecah masalah, maka saluran yang dipergunakan adalah media lisan,

            kearah peserta yang sedikit atau rapat kecil. Sedangkan penyajian/presentasi formal dengan jumlah

            peserat rapat yang besar seperti konvensi penjualan, rapat pemegang saham, presenatasi untuk
            analisi  keamanan,  dan  fungsi-fungsi  upacara,  pada  umunya  diadakan  di  auditorium.  Untuk

            memperbesar objek pada presentasi ini sering kali digunakan alat bantu audiovisual seperti film,
            audio rekaman, dan slideshow.















                                                                                                                  10
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27