Page 297 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 297
G.S.S.J Ratulangi 283
Pada 23 Maret 1948, Ratulangi dibebaskan dari tahanan
pengasingan dan langsung dibawa oleh Belanda ke Yogyakarta
bergabung dengan pemerintahan Presiden Sukarno. Di Yogyakarta,
Ratulangi mendapat tugas baru sebagai penashat pemerintah pusat
dan anggota delegasi Indonesia dalam perundingan antara
pemerintah Republik Indonesia dengan pemerintah Belanda pada
tahun 1948–49. Sempat kembali ditangkap tentara Belanda pada 25
Desember 1948 ketika Belanda menyerbu dan menduduki
Yogyakarta. Namun, karena kondisi kesehatannya yang menurun,
Ratulangi dibebaskan pada Februari 1949 dan dibawa ke Jakarta.
Keluarga Ratulangi yang dibebaskan dari pengasingan di Serui, Papua, tiba di
Pelabuhan Tanjungpriok, 14 Juni 1948 (Sumber: Koleksi Perpustakaan Nasional).

