Page 255 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 255

BAHAN MATERI FILM SEJARAH






                 putih, digunakannya Bahasa Indonesia, dikumandangkannya lagu
                 Indonesia  Raya  membangkitkan  semangat  rakyat  Indonesia  memperoleh
                 kemerdekaan.

                      Namun, ketika ofensif Sekutu di Pasifik semakin melemahkan
                 Angkatan Perang Jepang, Jepang akhirnya membutuhkan tenaga-tenaga
                 rakyat Indonesia dengan memobilisasi rakyat melalui pengerahan pemuda
                 dengan membentuk organisasi semimiliter dan militer. Mobilisasi lainnya

                 dalam jumlah besar adalah pengerahan romusha. Pengerahan romusha
                 merupakan ekspolitasi pekerja kasar untuk menunjang Jepang melawan
                 Sekutu. Lama-kelamaan karena kebutuhan yang terus meningkat, romusha
                 yang bersifat sukarela berubah menjadi paksaan.  Tidak sesuai dengan

                 konsep awal romusha agar diperlakukan secara layak, nyatanya mereka
                 diperlakukan sangat buruk. Kesehatan yang tidak dijamin, makanan
                 yang tidak cukup, dan pekerjaan yang terlalu berat, menyebabkan banyak
                 romusha  itu meninggal dalam jumlah besar di tempat kerjanya.

                      Selain kekejaman yang dilakukan oleh Jepang secara keseluruhan di
                 Indonesia, hal yang sama pun terjadi pula terhadap rakyat Banjar. Disana
                 Jepang juga melakukan pengawasan terhadap media massa termasuk surat
                 kabar, majalah, dan juga radio. Setiap konten yang akan dimuat dalam surat

                 kabar harus sesuai dengan Jepang, rakyat dilarang memiliki radio dirumah
                 mereka, setiap radio harus dimusnahkan dan hanya saluran radio Domei
                 saja yang boleh didengarkan namun dengan pengawasan ketat.
                      Terdapat  peristiwa  menarik  yang  terjadi  8  September  194,    dimuat

                 dalam majalah ¬Kun-Po yang berisi tentang perizinan memasang bendera
                 Merah  Putih  di  samping  bendera  Hi-no-Moro  dan  menyanyikan  lagu
                 Indonesia Raya sesudah lagu kebangsaan Jepang Kimigayo dalam suatu
                 upacara telah sampai berita tersebut di Kalimantan Selatan.

                      Hidup di zaman Jepang, tingkat kesengsaraan, penekanan, dan
                 penindasan tampak terlihat.Dan pers nampaknya tidak dapat menyajikan
                 berita-brita yang menggambarkan keadaan masyarakat Indonesia yang

                254
   250   251   252   253   254   255   256   257   258   259   260