Page 447 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 447

BAHAN MATERI FILM SEJARAH






                 timur  Ambon didaratkan 5 batalyon TNI.Upaya pengiriman pasukan ini
                 mempersiapkan penyerangan ke Ambon. Di bagian lain di Maluku, yaitu
                 di Maluku Tenggara, tepatnya di Tual ibukota kepulauan Kei, sehari
                 berlayar dari Banda, terdapat pula partai kebangsaan seperti Partai Islam
                 Umum (PIU) yang dipengaruhi oleh para saudagar Arab, yang cenderung

                 mempropogandakan tentang Negara RI akan menjadi Negara Islam dan Sang
                 Merah Putih adalah bendera Islam dan TNI adalah Islam mempengaruhi
                 perkembangan kebangsaan penduduk di Kei yang beragama Kristen di

                 mana terdapat pula pengikut PIM.
                      Sesudah RMS didirikan, di Pulau Kei terjadi pula pertentangan
                 tajam antara kaum Islam dan Kristen yang akhirnya sering mengkaitkan
                 Nasrani Protestan dengan agama  Ambon. Situasi di Kei mulai berubah
                 setelah  kehadiran  perahu  dari  Dobo  yang  menginformasikan  datangnya

                 tentara  APRIS di Tual pada Juli 1950 untuk memulihkan keamanan di
                 Maluku Tenggara. Kehadiran  pasukan di Tual untuk  meyakinkan adanya
                 kebersamaan perkumpulan pemuda, baik dari Islam, Protestan maupun

                 Katolik.


                 9.2  Sinopsis dan Story Argument


                 a. Sinopsis

                      Ini kisah perjuangan Jafar dan Mima, sepasang kekasih yang menjalin
                 cinta di masa perjuangan kemerdekaan. Impian mereka untuk menikah
                 tertunda karena Jafar, seorang mantan anggota Heiho yang membelot, kini

                 jadi buronan Jepang. Dengan bantuan Mima dan ayahnya, Jafar bersembunyi
                 di Hila, dan menyamar menjadi nelayan.
                      Suatu ketika, Mima cemas karena Jafar tidak pulang selepas pergi
                 mencari ikan. Berberapa hari kemudian, Jafar datang dengan membawa
                 sepucuk surat tentang kabar kemerdekaan Indonesia. Kabar yang menurut

                 Mima bisa membuat posisi mereka makin terancam. Jafar menjelaskan

                446
   442   443   444   445   446   447   448   449   450   451   452