Page 72 - Konpers Penindakan Obat Tradisional dan Pangan Olahan
P. 72

Judul                 : BPOM: Peredaran Obat Ilegal Secara Online Meningkat
                                       Selama Pandemi Covid-19

               Nama Media            : nkriku.com
               Tanggal               : 25 September 2020

               Halaman/URL          : https://nkriku.com/bpom-peredaran-obat-ilegal-secara-online-
                                      meningkat-selama-pandemi-covid-19/

               Tipe Media            : Online



                                                           Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan
                                                           (BPOM),      Penny      Kusumastuti      Lukito
                                                           mengatakan intensitas peredaran obat ilegal
                                                           yang  dijual  secara  online meningkat  selama
                                                           pandemi       Covid-19.“Sebagaimana        kita
                                                           ketahui bahwa intensitas kejahatan dikaitkan
                                                           dengan obat dan makanan cukup meningkat,
                                                           justru  meningkat  terutama  dikaitkan  dengan
                                                           peredaran  secara  online,  peredaran  daring,”
                                                           ungkap Penny dalam Konferensi Pers secara
               virtual Penindakan Obat dan Makanan di Masa Pandemi Covid-19, Jumat (25/9/2020).

               Penny  mengatakan  peredaran  obat  ilegal  secara  online  terutama  dari  obat  dan
               makanan khusus seperti obat herbal, kosmetik, pangan, pangan olahan yang ilegal yang
               mengandung  bahan  herbal  tapi  memiliki  bahan  kimia.  “Produk-produk  obat  yang
               sekarang digunakan sebagai obat uji untuk Covid-19 yang seharusnya merupakan obat
               keras tapi juga diedarkan melalui online,” ungkap Penny.

               Kondisi  ini  mendorong  Badan  POM  terus  meningkatkan  intensitas  dari  penegakkan
               hukum  selama  masa  krisis  pandemi.  “Penindakan  yang  dilakukan  oleh  Kedeputian  4
               melalui upaya-upaya penindakan cyber crime kemudian juga upaya intelijen dan juga ya
               upaya  penindakan  yang  kami  lakukan  ya.  Tentunya  bekerja  sama  dengan  pihak
               penegak hukum lainnya dari Kepolisian dari Bareskrim dan pihak-pihak terkait. Ini yang
               dilakukan  Badan  POM  tidak  hanya  di  pusat  yang  melalui  bidang  Kedeputian  Bidang
               Penindakan,  tapi  kami di  kantor-kantor melalui  PPNS  Badan  POM  di  seluruh  wilayah
               Indonesia, di Balai POM di lokal POM,” tambah Penny.

               Penny  menegaskan  akan  fokus  terhadap  berbagai  pelanggaran  kejahatan  di  bidang
               obat dan makanan peredarannya melalui online. “Sebagaimana kita ketahui bahwa di
               masa  pandemi  ini  tentu  penjualan  pembelian  melalui  online  itu  semakin  meningkat,
               demikian juga untuk obat dan makanan,” katanya.

               Penny pun mengingatkan agar masyarakat hanya membeli obat dan makanan yang ada
               izin  edar  dari  Badan  POM.  “Tapi  perlu  diingat  dan  dimaklumi  dipahami  oleh  para
               konsumennya bahwa hanya membeli obat dan makanan yang sudah mendapatkan izin
               edar  dari  Badan  Pengawas  Obat  dan  Makanan.  Dengan  demikian  tentunya  aspek
               jaminan keamanan mutu dan kualitasnya bisa kita pertanggung jawabkan,” tegasnya.
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77