Page 169 - GABUNG FILENYA
P. 169

a. Meningkatkan publikasi, sosialisasi, pagelaran seni dan budaya bangsa

                             seintensif mungkin;



                          b. Mengintegrasikan kegiatan kesenian dan kebudayaan pada kegiatan sekolah

                             di  luar  kegiatan  pembelajaran  (agar  tidak  membebani,  karena  jika


                             membebani justru akan ditinggalkan);


                          c. Optimalisasi teknologi informasi dan  komunikasi  untuk informasi  budaya


                             (pertunjukan,  sosialisasi, akses informasi sebagai sumber belajar dan lain-


                             lain).


                  D. Arah dan Rancangan Susunan Organisasi dan Tata kelola Dinas Pendidikan

                   Kabupaten Mahulu sebagai kabupaten yang senantiasa berkembang, senantiasa

                   mengalami perubahan-perubahan kebijakan terhadap program-programnya, begitu

                   halnya  dengan  perubahanan  struktur  organisasi  dan  kelembagaan,  hal  tersebut

                   berkenaan dengan penataan SKPD diarahkan untuk mewujudkan  cita-cita otonomi

                   daerah  yaitu  peningkatan  pelayanan,  peningkatan  kesejahteraan,  percepatan
                   pembangunan, serta memberikan partisipasi yang luas kepada masyarakat,  dengan

                   mengikuti  prinsip-prinsip  dasar  dalam  penataan  organisasi  antara  lain  pembagian

                   habis  tugas,  membangun  struktur  tepat  fungsi  dan  tepat  ukuran, pendelegasian
                   kewenangan, dan tata kerja yang jelas. Selain hal itu memberikan kesempatan kepada

                   pemerintah daerah untuk membangun  SKPD  sesuai  dengan  urusan  pemerintahan

                   yang menjadi kewenangannya, kebutuhan,  kemampuan,  potensi,  dan  karakteristik

                   daerah  yang  berbeda satu sama lain.

                         Dalam  rangka  memberikan  pandangan dan usulan kepada pemerintah
                   kabupaten Mahulu  , maka berpijak pada pedoman sebagaimana diamanatkan dalam

                   Pasal  211  ayat  (2)  Undang-Undang  Nomor  23  Tahun  2014  dan  Pasal  109  ayat  (2)

                   Peraturan  Pemerintah  Nomor  18  Tahun  2016  tentang  Perangkat Daerah  yang
                   menyebutkan  bahwa  nomenklatur  perangkat  daerah  yang  melaksanakan  urusan




                                                                 157
   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174