Page 61 - 13.PENERAPAN TEORI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ..
P. 61
Teori Belajar Kognitif
menjadi bermakna bagi siswa jika pembelajarannya dimulai dengan meminta para
siswa untuk mengerjakan empat soal perkalian bilangan positif dengan bilangan
negatif yang sudah dipelajari siswa seperti ditunjukkan pada gambar bawah
sebelah kiri berikut ini.
5 × (−2) = .... 5 × (−2) = −10 1 × (−2) = −2
4 × (−2) = .... 4 × (−2) = −8 0 × (−2) = 0
3 × (−2) = .... 3 × (−2) = −6 −1 × (−2) = 2
2 × (−2) = .... 2 × (−2) = −4 −2 × (−2) = 4
Hasil yang diharapkan dari siswa ditunjukkan pada gambar tengah atas, dimana
nilai hasilnya semakin besar dari atas ke bawah. Selanjutnya berdasar hasil
tersebut, para siswa diminta untuk melihat polanya dan mereka diminta juga
untuk melanjutkan sehingga didapat hasil perkalian selanjutnya seperti
ditunjukkan pada gambar atas kanan. Berdasar hasil tersebut, siswa akan dapat
menyimpulkan sendiri secara bermakna bahwa perkalian dua bilangan negatif
akan menghasilkan bilangan positif, sehingga (−5) × (−2) = 10,
6. ‘Belajar bermakna’ jauh lebih baik dari ‘belajar hafalan’ karena pada
pembelajaran bermakna akan mudah diingat (dipahami) siswa, sedangkan pada
‘belajar hafalan’, hasil pembelajarannya akan mudah dilupakan.
7. Jawaban bisa bervariasi, yang penting adalah, jawaban yang dikemukakan
merupakan proses pembelajaran yang langkahnya menggunakan: (1) benda
konkret (benda nyata), (2) gambar (visual), dan diakhiri dengan (3) simbol
matematika
46

