Page 147 - OPERASIONAL
P. 147

O.  PENENTUAN MITRA KONTRUKSI

                    Pemilihan mitra kontruksi menjadi bagian penting alam menjaga kualitas bangunan atau fasilitas
                    sanitasi dan air. Kualitas bangunan menjadi salah satu tolak ukur kepuasan anggota terhadap
                    pembiayaan sanitasi. Oleh sebab itu pemilihan mitra kontruksi perlu kita tetapkan metode dan
                    ketentuannya.
                    Dan berikut adalah ketentuan pemilihan mitra kontruksi di kantor cabang:
                     a.  Mitra kontruksi disediakan oleh kantor cabang.
                         Setiap kantor cabang harus memiliki minimal satu mitra kontruksi yang direkomendasikan.
                         Mitra kontruksi yang direkomendasikan sudah dipastikan kualitas pekerjaan, komitmen dan
                         kesediaannya jika sewaktu-waktu ada permintaan pembangunan fasilitas sanitasi.
                         Pada saat proses verifikasi lokasi dan kelayakan anggota penerima pembiayaan sanitasi
                         staf  lapang  harus  mendiskusikan  terkait  siapa  mitra  kontruksi  yang  akan  dipilih  oleh
                         anggota, jika anggota meminta KOMIDA yang menyediakan mitra kontruksi maka KOMIDA
                         (kantor  cabang)  harus  sudah  siap  dengan  mitra  kontruksi  untuk  pembangunan  fasilitas
                         sanitasi tersebut.

                     b.  Mitra kontruksi direkomendasikan dari anggota.
                         Anggota  mempunyai  hak  untuk  memilih  siapa  mitra  kontruksi  yang  akan  membangun
                         fasillitas  air  atau  sanitasi.  Namun  KOMIDA  berhak  untuk  menerima  atau  menolak
                         rekomendasi  dari  anggota  tersebut.  KOMIDA  akan  melakukan  wawancara  dan  uji
                         kelayakan mitra kontruksi atau tukang yang direkomendasikan oleh anggota. Jika dianggap
                         layak maka KOMIDA akan menyetujui mitra kontruksi yang diajukan oleh anggota tersebut
                         dan juga sebaliknya jika dianggap tidak layak maka KOMIDA akan menyampaikan kepada
                         anggota  alasan  penolakan  tersebut.  Selanjutnya  anggota  bisa  merekomendasikan  mitra
                         kontruksi  atau  tukang  lainnya  atau  menggunakan  mitra  kontruksi  yang  disediakan  oleh
                         KOMIDA.

                     c.  Bentuk  kerjasama  KOMIDA  dengan  mitra  kontruksi  harus  dituangkan  dalam  surat
                         perjanjian kerja (SPK). Poin-poin dalam surat perjanjian kerja tersebut antara lain:
                            KOMIDA akan membayar  75 % sebagai uang muka dan sisa pembayarannya sebesar
                            25 % setelah pengerjaan selesai.
                            Pekerjaan  harus  sesuai  dengan  spesifikasi  yang  sudah  disepakati  antara  KOMIDA-
                            Anggota – Pihak Kedua.
                            Biaya yang tertera dalam perjanjian ini meliputi biaya material dan ongkos pengerjaan.
                            Cantumkan  berapa  lama  waktu  pengerjaan  bangunan,  terhitung  mulai  kapan  dan
                            selesai pada tanggal berapa.
                            Apabila  terjadi  keterlambatan  dalam  penyelesaian  pekerjaan  tersebut  maka  mitra
                            kontruksi harus membayar denda kepada KOMIDA, nilai ideal adalah  10 % dari total
                            nilai kontrak. Tetapi jika terjadi hambatan negosiasi dengan mitra kontruksi terkait nilai
                            10 % maka manager cabang bisa bernegosiasi dengan mitra kontruksi untuk nilai yang
                            disepakati. Nilai minimum denda adalah 5 % dari nilai kontrak. Tujuan sanksi ini adalah
                            agar mitra kontruksi serius dan mengutamakan penyelesaian pekerjaan ini karena jika
                            penyelesaian bangunan mundur akan berpengaruh pada kepuasan anggota terhadap
                            layanan KOMIDA. Uang denda dari mitra kontruksi  akan diserahkan kepada anggota.
                            Disebutkan siapa saja yang akan mengerjakan pembangunan fasilitas ini, sehingga kita
                            bisa  jelas memonitoring  siapa  yang  bertanggungjawab  dalam  pembangunan  fasilitas
                            ini.
                            Lampirkan gambar dan spesifikasi bangunan yang telah disepakati.






               SOP Operasional 2017
                                                                                                       146
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152