Page 150 - OPERASIONAL
P. 150
KOPERASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
MITRA DHUAFA
(849/BH/MENEG/VII/2009) OPERASIONAL
EDISI : JANUARI 2017 REVISI : 2
Owner : OPERASIONAL PROSEDUR : Pembiayaan Alat
Kode Bagian : 01 Kode Prosedur RumahTangga ( ARTA)
: 034
PEMBIAYAAN ALAT RUMAH TANGGA (ARTA)
A. TUJUAN
Prosedur ini dimaksudkan untuk menstandarisasi proses dan langkah-langkah pelaksanaan
pembiayaan Alat Rumah Tangga (ARTA) kepada anggota Koperasi Mitra Dhuafa.
B. RUANG LINGKUP
Mengatur proses pelaksanaan pemberian pembiayaan ARTA (Alat Rumah Tangga) mulai dari
proses kelayakan anggota, pengajuan, persetujuan, pencairan, pengadaan barang atau fasilitas
instalasi listrik, distribusi barang dan proses pembayaran pembiayaan.
C. KETENTUAN
Pembiayaan ARTA merupakan solusi untuk anggota mendapatkan alat rumah tangga yang
berkualitas serta ramah lingkungan serta faslilitas lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan
rumah tangga keluarganya. Tidak semua alat rumah tangga bisa dibiayai dengan pembiayaan
ARTA. KOMIDA akan melakukan seleksi alat rumah tangga yang bisa dibiayai oleh KOMIDA.
Pembiayaan alat rumah tangga tidak terpaku pada barang saja namun juga meliputi kebutuhan
dasar rumah tangga yaitu listrik. Pembiayaan ARTA juga memberikan kesempatan untuk
anggota mendapatkan fasilitas penyambungan listrik baru atau tambah daya listrik di rumahnya.
Komitmen KOMIDA adalah memberikan kemudahan kepada anggota untuk mendapatkan alat
rumah tangga sesuai dengan kebutuhan anggota, prioritas utama adanya pembiayaan ARTA
baik berupa barang atau instalasi listrik adalah memberikan manfaat kepada anggota dan
keluarganya. Pembiayaan ARTA harus memiliki dampak positif untuk kesehatan, kesejahteraan
dan kemudahan untuk anggota.
Berikut ketentuan-ketentuan dalam pembiayaan ARTA:
1. Syarat cabang implementasi Pembiayaan ARTA
a. PAR Cabang pada saat mulai implementasi maksimal 1 %
b. Usia cabang sudah lebih dari 1 (satu) tahun
c. Manager cabang dan staf sudah mendapatkan training dari koordinator cabang,
manager regional, Divisi Operasional dan YAMIDA dan dinyatakan lulus atau layak
mengimplementasikan pembiayaan ARTA di cabangnya oleh koordinator cabang atau
manager regional.
2. Syarat anggota bisa mengakses Pembiayaan ARTA
a. Anggota yang baru bergabung baik anggota reguler, penambahan kelompok, tambal
sulam dan anggota 6,7 & 8 diperbolehkan untuk langsung mengajukan pembiayaan
ARTA dengan plafon maksimal 2 (dua) juta rupiah.
b. Untuk anggota baru yang mengakses pembiayaan ARTA maka anggota tersebut tidak
bisa mengakses pembiayaan lainnya sampai dengan pembiayaan ARTA tersebut
lunas.
c. Untuk anggota yang saat ini sedang mengakses pembiayaan umum tahap pertama
diperbolehkan mengakses pembiayaan ARTA setelah anggota tersebut bergabung
lebih dari 6 (enam) bulan, dengan melihat:
SOP Operasional 2017
149

