Page 152 - OPERASIONAL
P. 152
Kebijakan Khusus ARTA berupa instalasi listrik:
Staf lapang atau Asisten Manager atau Manager Cabang berkomunikasi
dengan pihak PLN terkait proses instalasi listrik
Petugas PLN akan melakukan instalasi sesuai jadwal yang sudah disepakati.
Pencatatan sebagai pencairan ketika KOMIDA menyerahkan uang kepada
PLN atau partner PLN resmi dibayar diawal atau setelah pemasangan selesai
(sesuai kebijakan dari PLN setempat)
Pada saat pembayaran dana kepada pihak PLN atau mitra PLN harus ada
bukti otentik (kuitansi) pembayaran.
Adanya perjanjian kerjasama terkait instalasi listrik yang tercantum dalam surat
perjanjian kerjasama sesuai format yang sudah disediakan oleh KOMIDA.
Teknis pencairan pembiayaan kepada pihak PLN dilakukan di hari yang sama
dengan jadwal center namun jika ada halangan maka pencairan kepada pihak
PLN bisa dilakukan diluar jadwal mingguan (center), dengan ketentuan
sebagai berikut:
o Penandatanganan formulir penerimaan pembiayaan dilakukan di
center disaksikan oleh anggota center, namun tanggal pencairan diisi
sesuai dengan riil uang diserahkan kepada PLN atau mitra PLN.
o Pembayaran harus dilakukan dengan anggota serta minimal dua orang
dari KOMIDA yaitu staf lapang dan manager cabang atau dengan
asisten manager.
o Anggota membayar dana resiko 1 % pada saat penyerahan dana
kepada pihak PLN dari dana sendiri (tidak dipotong dari dana
pembiayaan)
o Pelaporan pencairan pembiayaan kepada staf administrasi
menggunakan BTC (MIS print out kembali BTC center tersebut)
c. Pembayaran Pembiayaan ARTA
Pembayaran angsuran dilakukan secara mingguan
Pembayaran angsuran dilakukan di pertemuan center
Anggota harus hadir di pertemuan center
Anggota diperbolehkan membayar double maksimal 2 kali angsuran per
minggunya.
Apabila anggota bermasalah (mempunyai tunggakan) maka anggota
diperbolehkan membayar angsuran lebih dari 2 kali angsuran.
d. Pelunasan pembiayaan ARTA
Pelunasan sebelum jatuh tempo tetapi anggota tidak keluar dari keanggotaan
o Anggota diperbolehkan melunasi pembiayaan ARTA sebelum jatuh tempo
apabila “minggu ke “ sudah lebih dari setengah jangka waktu pembiayaan
o Anggota yang melunasi pembiayaan sebelum jatuh tempo bisa mengajukan
pembiayaan kembali namun untuk jenis pembiayaan lainnya.
o Anggota yang melunasi sebelum jatuh tempo (lebih dari 4 minggu) tidak
diperbolehkan langsung mengajukan kembali pembiayaan ARTA, anggota
harus menunggu masa jeda waktu selama 3 bulan, kemudian bisa pengajuan
kembali pembiayaan ARTA.
o Kebijakan terkait pembayaran margin ketika ada pelunasan diatur dalam
prosedur sistem pembiayaan ( Prosedur 011)
Pelunasan sebelum jatuh tempo untuk keluar dari keanggotaan
o Jika anggota bermasalah atau berpotensi masalah maka pelunasan bisa
kapan saja sesuai dengan kondisi di lapang.
o Jika anggota bermasalah akan melakukan pelunasan pembiayaan maka
kantor cabang bisa mengajukan kebijakan tentang potongan margin kepada
kantor pusat.
SOP Operasional 2017
151

