Page 28 - OPERASIONAL
P. 28
6. Peraturan calon anggota keluar pada saat LWK
Jika ada calon anggota yang keluar atau mengundurkan diri atau dikeluarkan oleh lembaga,
berikut adalah peraturan :
1) Jika anggota mengundurkan hari pertama sebelum LWK dimulai maka LWK hari pertama
ditunda, selanjutnya jika ada penggantinya maka staf lapang harus sudah melakukan UK
terlebih dahulu sebelum ditentukan kembali jadwal LWK hari pertama.
2) Jika anggota mengundurkan diri atau dikeluarkan oleh lembaga setelah LWK hari
pertama selesai maka bisa dilakukan pergantian anggota, dengan catatan staf lapang
harus melakukan UK sebelum LWK hari kedua dimulai dan ditentukan apakah layak atau
tidak menjadi anggota.
3) Jika anggota mengundurkan diri atau dikeluarkan oleh lembaga pada hari kedua baik
sebelum atau sesudah LWK dimulai maka LWK untuk kelompok tersebut tidak bisa
dilanjutkan, jika kelompok sudah mendapatkan pengganti anggota yang keluar maka
LWK akan dijadwalkan kembali dan mulai dari hari pertama.
4) Jika LWK diikuti oleh lebih dari 2 kelompok dan selama LWK ada kelompok yang
dibubarkan atau mengundurkan diri maka kelompok yang masih terjaga disiplin dan
kekompakannya tetap bisa dilanjutkan proses LWKnya.
5) Jika selama proses LWK ditemukan potensi kelompok tersebut bermasalah, misalnya
kehadiran sering terlambat, banyak ditemukan anggota memiliki pembiayaan di lembaga
lain, kekompakan kurang baik maka staf lapang akan menyampaikan kepada manager
cabang dan selanjutnya manager cabang berhak menghentikan LWK.
7. Tata cara penutupan setiap LWK
1) Membaca doa anggota yang dipimpin oleh salah satu anggota jika sudah terpilih ketua
center maka yang membaca doa adalah ketua center.
2) Memastikan semua calon anggota sudah menandatangani absensi kehadiran LWK
3) Merapikan tempat LWK dan memastikan semua dokumen tersimpan dengan baik
4) Memastikan jadwal LWK hari selanjutnya
8. Hal-hal yang perlu diperhatikan selama LWK
1) Tempat LWK merupakan kesepakatan bersama antara staf lapang dengan anggota,
namun staf lapang harus memperhatikan tempat LWK yaitu harus bisa menampung
semua peserta LWK, tidak bising, aman, tidak menimbulkan fitnah dan bisa menunjang
anggota fokus pada materi LWK.
2) Agar penyampaian materi maksimal dan petugas LWK bisa menguasai semua peserta
LWK maka maksimal peserta LWK adalah 4 kelompok ( 20 orang )
3) Jika dalam kondisi khusus calon anggota banyak yang membawa anak-anaknya maka
staf memastikan bahwa calon anggota tetap bisa fokus pada materi LWK.
4) Menjaga etika dan norma secara umum ataupun kearifan lokal di lingkungan calon
anggota.
9. Ujian Pengesahan Kelompok ( UPK )
Setelah mengikuti LWK dengan baik dan teratur, semua anggota diwajibkan mengikuti UPK
(Ujian Pengesahan Kelompok), ujian pengesahan akan dilakukan oeh manager cabang. Hal
yang diujikan adalah semua materi yang disampaikan selama LWK. Apabila manager cabang
menilai bahwa calon anggota telah memahami materi LWK dengan baik maka kelompok
dinyatakan lulus dan resmi bergabung dengan Koperasi Mitra Dhuafa, namun sebaliknya jika
dinilai belum lulus maka akan ada kebijakan dari manager cabang untuk kelompok tersebut,
tergantung alasan kenapa dinyatakan tidak lulus. Peraturan UPK lebih lanjut diatur dalam
prosedur UPK.
SOP Operasional 2017
27

