Page 15 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 15

BAB II.  IDENTIFIKASI TUMBUHAN

                                       BERBASIS BUDAYA




                     2.1 TUJUAN PEMBELAJARAN




                        Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan dapat:
                1.Menjelaskan definisi dan peran identifikasi tumbuhan;
                2.Membedakan  identifikasi  tumbuhan  yang  belum  dan  sudah  dikenal  oleh
                  dunia ilmu pengetahuan;
                3.Memahami penggunaan kunci determinasi dalam identifikasi tumbuhan;
                4.Mengidentifikasi  jenis  tumbuhan  yang  dimanfaatkan  dalam  kehidupan
                  sehari-hari, baik sebagai obat tradisional, bahan pangan, maupun ritual adat.




                      2.2 URAIAN MATERI



              2.2.1 Definisi dan Peran Identifikasi Tumbuhan
                   Identifikasi adalah kegiatan dalam menentukan persamaan dan perbedaan
              antara dua tumbuhan dan membandingkan ciri khas tumbuhan tersebut dengan
              tumbuhan  lain  yang  sebelumnya  telah  teridentifikasi  namanya  (Rideng,  1989).
              Identifikasi  tumbuhan  merupakan  proses  penting  dalam  taksonomi  yang
              bertujuan  untuk  menentukan  nama  dan  posisi  suatu  tumbuhan  berdasarkan
              kesesuaian  ciri-ciri  morfologi,  anatomi,  atau  karakter  lain  yang  teramati
              (Simpson, 2019).

                    Identifikasi berperan sebagai langkah awal dalam kegiatan klasifikasi dan
              penamaan  (nomenklatur)  dalam  konteks  biosistematika.  Identifikasi  yang
              akurat  memungkinkan  memungkinkan  setiap  species  memiliki  nama  yang
              sahih  sehingga  tidak  terjadi  kekeliruan  dalam  pelaporan  maupun  pengelolaan
              sumber  daya  hayati.  Identifikasi  juga  menjadi  dasar  penting  dalam
              biodiversitas,  konservasi  tumbuhan,  serta  eksplorasi  pemanfaatan  tumbuhan
              lokal yang bernilai ekonomi maupun budaya (Simpson, 2019; Judd et al., 2016).
                        Kegiatan  identifikasi  dilakukan  dengan  membandingkan  tumbuhan  yang
              belum diketahui identitasnya dengan spesimen acuan, kunci determinasi, atau
              deskripsi  ilmiah  yang  telah  tersedia  (Judd  et  al.,  2016).  Ciri  morfologi
              tumbuhan menjadi dasar utama dalam proses identifikasi. Morfologi mencakup
              pengamatan terhadap bentuk luar organ tumbuhan seperti akar, batang, daun,
              bunga,  buah,  dan  biji.  Sistem  perakaran  dapat  berupa  akar  tunggang  pada
              dikotil  atau  akar  serabut  pada  monokotil.  Batang  bisa  berkayu  atau  lunak,
              sedangkan  daun  bervariasi  dalam  bentuk,  tepi,  ujung,  dan  susunannya.  Bunga
              terdiri  atas  kelopak,  mahkota,  benangsari,  dan  putik.  Ciri  buah,  termasuk
              bentuk,  tipe,  dan  cara  penyebaran  biji,  sangat  membantu  mengenali  species
              tumbuhan.




                                                            6   E-modul Taksonomi Tumbuhan
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20