Page 37 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 37
Gambar 5.7 Anthoceros fusiformis Gambar 5.8 Alat Reproduksi
(Sumber: https://l1nq.com/Wzt0c) Anthoceros sp.
(Sumber: https://l1nq.com/JurbR)
Klasifikasi Anthoceros fusiformis:
Kingdom : Plantae
Divisio : Bryophyta
Classis : Anthocerotopsida
Ordo : Anthocerotales
Familia : Anthocerotaceae
Genus : Anthoceros
Species : Anthoceros fusiformis Austin
3. Bryopsida (lumut daun)
Bryopsida dikenal sebagai lumut daun atau lumut sejati, merupakan classis
terbesar dalam kelompok Bryophyta. Secara umum, lumut daun lebih dikenal
oleh masyarakat dibandingkan lumut hati karena umumnya tumbuh di tempat
yang relatif terbuka dan memiliki bentuk yang lebih menarik. Lumut daun
mampu tumbuh pada tanah-tanah terbuka yang secara periodik mengalami
kondisi kering, bahkan dapat berkembang di atas pasir yang bergerak. Selain
itu, lumut jenis ini juga dapat dijumpai di sela-sela rerumputan, permukaan
batuan cadas, di batang serta cabang pohon, dan di kawasan rawa.
Salah satu perbedaan utama antara lumut daun dan lumut hati adalah
adanya simetri radial pada lumut daun, yaitu daun-daunnya tersusun
mengelilingi sumbu utama. Umumnya memiliki rusuk tengah dan tersusun pada
batang mengikuti pola spiral, dengan ukuran yang bervariasi mulai dari kurang
dari satu inci hingga mencapai sekitar satu kaki. Rusuk tengah daun
mengandung sel-sel memanjang, demikian pula berkas di bagian tengah batang
yang biasanya tersusun atas sel-sel memanjang dan diduga berperan dalam
pengangkutan air serta zat hara.
Lumut daun tidak memiliki akar sejati, namun pada bagian pangkal batang
umumnya terdapat banyak rizoid yang berfungsi sebagai alat perlekatan. Pada
kelompok lumut tertentu yang khas dan penting, yaitu lumut gambut atau lumut
28 E-modul Taksonomi Tumbuhan

