Page 38 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 38

rawa,  daunnya  menunjukkan  ciri  unik  berupa  ketiadaan  rusuk  tengah  serta
              tersusun atas jaringan sel hidup berukuran kecil yang memisahkan sel-sel mati
              berukuran  besar,  tembus  cahaya,  dan  berpori.  Struktur  ini  memungkinkan
              penyerapan  dan  penyimpanan  air  secara  sangat  efisien,  sehingga  tumbuhan
              tersebut  berperan  besar  dalam  kemampuan  rawa  untuk  menahan  air,
              mengingat ekosistem tersebut sebagian besar tersusun oleh lumut jenis ini.
                      Sebagian  besar  anggotanya  memiliki  gametofit  yang  telah  mengalami
              diferensiasi  jelas,  sehingga  tampak  struktur  menyerupai  batang,  cabang,  dan
              daun. Pada fase gametofit terbentuk organ reproduksi jantan dan betina yang
              berukuran kecil, umumnya tersusun dalam kelompok yang ditandai oleh adanya
              daun-daun  termodifikasi  di  sekitarnya.  Organ  kelamin  tersebut  terdapat  pada
              satu  individu  yang  sama  (berumah  satu),  namun  lebih  sering  dijumpai  pada
              individu  yang  terpisah  antara  jantan  dan  betina  (berumah  dua).  Proses
              pembuahan  berlangsung  melalui  pergerakan  aktif  spermatozoid  berenang
              menuju sel telur yang terlindungi.
                   Hasil peleburan gamet kemudian berkembang menjadi sporofit, yang pada
              saat dewasa tersusun atas kaki yang berfungsi menyerap nutrien, tangkai yang
              umumnya  memanjang,  serta  sebuah  kapsul  dengan  struktur  yang  relatif

              kompleks  dan  khas.  Spora  yang  telah  matang  dilepaskan  dari  kapsul  setelah
              operkulum,  yaitu  struktur  menyerupai  tutup,  terbuka  secara  bertahap  melalui
              satu atau dua lingkar gigi yang dinamakan peristom (Mishler et al., 2003).
              Lumut daun digolongkan menjadi beberapa ordo, antara lain:
              a. Ordo Andreales
                    Ordo  Andreales  hanya  terdiri  atas  satu  familia,  yaitu  Andreaceae  yang
              mencakup  genus  Andrea.  Pada  kelompok  ini,  protonema  berbentuk  pita  dan
              bercabang.  Kapsul  spora  pada  awal  perkembangannya  diselubungi  oleh
              kaliptra yang menyerupai kopyah bayi, kemudian setelah masak akan membuka
              dengan  cara  pecah  membentuk  empat  katup.  Kolumela  diselubungi  oleh
              jaringan sporogen. Contoh species diantaranya Andrea pethrophila dan Andrea
              rupestris.
























                                            Gambar 5.9 Andrea rupestris
                                         (Sumber: https://l1nq.com/ksy0f)



                                                           29   E-modul Taksonomi Tumbuhan
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43