Page 43 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 43

BAB VI. PTERIDOPHYTA DAN

                     PEMANFAATANNYA DALAM BUDAYA




                     6.1 TUJUAN PEMBELAJARAN




                        Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan dapat:
                1.Menjelaskan struktur morfologi Pteridophyta secara sistematis;
                2.Menguraikan reproduksi dan siklus hidup Pteridophyta;
                3.Menjelaskan  perbedaan  antara  Psilopsida,  Lycopsida,  Sphenopsida,  dan
                  Pteropsida;
                4.Mengaitkan manfaat Pteridophyta dengan konteks lokal masyarakat.



                      6.2 URAIAN MATERI



              Pernahkah  kalian  memperhatikan  tumbuhan  hijau  dengan  daun  yang  unik  dan
              menggulung saat masih muda? Itulah tumbuhan paku!


















                                             Gambar 6.1 Tumbuhan Paku
                                           Sumber: https://sl1nk.com/1I3k4)

                      Tumbuhan  paku  (Pteridophyta)  digolongkan  sebagai  tumbuhan  peralihan
              karena  menunjukkan  kombinasi  ciri  antara  tumbuhan  bertalus  dan  tumbuhan
              berkormus.  Hal  ini  terlihat  dari  sifat  dan  struktur  tubuhnya  yang  merupakan
              perpaduan  antara  lumut  dan  tumbuhan  tingkat  tinggi  (Raven  et  al.,  1992).
              Tumbuhan  paku  merupakan  salah  satu  kelompok  tumbuhan  yang  tertua  yang
              masih  dapat  dijumpai  di  daratan.  Bagi  manusia,  tumbuhan  paku  telah  banyak
              dimanfaatkan,  antara  lain  sebagai  tanaman  hias,  sayuran,  dan  bahan  obat-
              obatan.  Selain  itu,  secara  tidak  langsung  kehadiran  tumbuhan  paku  juga
              memberikan  manfaat  penting  dalam  memelihara  ekosistem  hutan,  seperti
              membantu  pembentukan  tanah,  melindungi  tanah  dari  erosi,  serta
              mempercepat proses pelapukan serasah hutan.
                    Tumbuhan  ini  tidak  membentuk  bunga  dan  biji,  melainkan  bereproduksi
              menggunakan spora yang dihasilkan pada daun atau organ reproduksi khusus.
              Pteridophyta  memiliki  organ  vegetatif  berupa  akar,  batang,  dan  daun  yang
              berfungsi  dalam  pertumbuhan  serta  metabolisme,  serta  organ  generatif  yang
              meliputi spora, sporangium, anteridium, dan arkegonium yang berperan dalam
              proses reproduksi.




                                                           34   E-modul Taksonomi Tumbuhan
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48