Page 51 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 51
dengan spora yang terbentuk di dalam sporangium pada sorus. Spora akan
tumbuh menjadi protalium dan pembuahan berlangsung dengan bantuan air.
Classis Pteropsida terdiri atas beberapa ordo, diantaranya:
a. Ordo Polypodiales
Ordo ini merupakan kelompok paku sejati yang paling banyak ditemukan.
Tumbuhan dalam ordo ini memiliki daun besar yang bercabang dan sporangium
tersusun dalam sorus di bagian bawah daun. Batang berupa rhizoma yang
tumbuh di dalam tanah atau batang pendek yang menjulang di atas permukaan
tanah. Polypodiales bersifat homospora dan sebagian besar anggotanya hidup
di darat, baik sebagai epifit maupun tumbuhan tanah. Contoh species
diantaranya Polypodium vulgare dan Pteris vittata
Gambar 6.10 Polypodium vulgare
(Sumber: https://l1nq.com/qqFZL)
Klasifikasi Polypodium vulgare:
Kingdom : Plantae
Divisio : Pteridophyta
Classis : Pteropsida
Ordo : Polypodiales
Familia : Polypodiaceae
Genus : Polypodium
Species : Polypodium vulgare L.
b. Ordo Cyatheales
Ordo Cyatheales dikenal sebagai pakis pohon karena sebagian besar
anggotanya memiliki batang tegak yang tinggi, serta mampu menyimpan
cadangan makanan. Daun pakis pohon berukuran besar, umumnya bercabang
(majemuk), dan sorus terletak di bagian bawah daun. Ordo ini umumnya
ditemukan di hutan tropis dan subtropis, terutama pada daerah dengan
kelembapan tinggi. Contoh species: Cyathea contaminans, Sphaeropteris
cooperi
42 E-modul Taksonomi Tumbuhan

