Page 55 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 55

BAB VII. PINOPHYTA DAN

                     PEMANFAATANNYA DALAM BUDAYA




                     7.1 TUJUAN PEMBELAJARAN




                        Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan dapat:
                1.Menjelaskan ciri-ciri tumbuhan Pinophyta;
                2.Menguraikan reproduksi dan siklus hidup Pinophyta ;
                3.Menjelaskan  perbedaan  Cycadopsida,  Ginkgopsida,  Coniferopsida,  dan
                  Gnetopsida;
                4.Mengaitkan  ciri  morfologi  tumbuhan  Pinophyta  dengan  pemanfaatannya
                  dalam budaya masyarakat.


                      7.2 URAIAN MATERI




              7.2.1 Ciri-ciri Tumbuhan Pinophyta
                    Pinophyta merupakan kelompok tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)
              yang  bakal  bijinya  tidak  terlindungi  oleh  daun  buah.  Kelompok  tumbuhan  ini
              umumnya  berupa  pohon  atau  perdu  berkayu,  memiliki  akar,  batang,  dan  daun
              sejati,  serta  berkembang  biak  dengan  biji  yang  tersusun  pada  strobilus
              (runjung).  Pinophyta  tidak  mengalami  pembuahan  ganda  dan  umumnya  hidup
              di daerah beriklim sedang hingga dingin, meskipun beberapa anggotanya dapat
              ditemukan di daerah tropis. Daun berbentuk jarum atau bersisik dengan lapisan
              lilin  pada  permukaannya  sebagai  adaptasi  untuk  mengurangi  penguapan,
              sehingga tumbuhan ini dapat hidup di daerah kering atau dingin.
                        Menurut  Silalahi  (2017)  beberapa  karakter  yang  membedakan  Pinophyta
              dari Magnoliophyta antara lain:
                1.Tidak mengalami pembuahan ganda.
                2.Tidak  memiliki  pembuluh  trakea  pada  xilem,  kecuali  pada  subdivisio
                   Gnetophytina.
                3.Tidak terdapat sel pengantar pada xilem.
                4.Gametofit betina tersusun atas banyak sel.
                5.Memiliki  arkegonium  pada  gametofit  betina,  kecuali  pada  genus  Gnetum
                   dan Welwitschia.
                6.Sebagian besar tumbuhan Pinophyta berupa tumbuhan berkayu.

              7.2.2 Reproduksi dan Siklus Hidup Pinophyta
                   Pinophyta bereproduksi secara generatif melalui pembentukan biji dan tidak
              mengalami  pembuahan  ganda.  Organ  reproduksi  tersusun  dalam  struktur
              khusus yang disebut strobilus (runjung).
              1. Pembentukan strobilus
                      Pinophyta  memiliki  dua  jenis  strobilus,  yaitu  strobilus  jantan  dan  strobilus
              betina.  Strobilus  jantan  menghasilkan  mikrospora  yang  berkembang  menjadi
              serbuk sari (gametofit jantan). Strobilus betina menghasilkan megaspora yang
              berkembang menjadi gametofit betina di dalam bakal biji.







                                                           46   E-modul Taksonomi Tumbuhan
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60