Page 50 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 50
Sphenopsida termasuk homospora, artinya menghasilkan satu jenis spora dan
sporangium tersusun membentuk strobilus di ujung batang.
Sphenopsida banyak dijumpai di daerah lembap dan dekat perairan, dan
beberapa species merupakan sisa dari flora prasejarah yang pernah
mendominasi bumi pada zaman karbon. Tumbuhan Sphenopsida (Equisetosida)
yang masih hidup saat ini, hanya ada satu ordo yaitu Equisetales. Ordo ini
mencakup semua paku ekor kuda, memiliki batang bersel silinder, bercabang
terbatas, dan daun bersisik yang menyatu membentuk cincin di setiap buku
batang. Contoh species seperti Equisetum arvense dan Equisetum debile
Gambar 6.9 Equisetum debile
(Sumber: https://l1nq.com/fYe2d)
Klasifikasi Equisetum debile:
Kingdom : Plantae
Divisio : Pteridophyta
Classis : Equisetopsida
Ordo : Equisetales
Familia : Equisetaceae
Genus : Equisetum
Species : Equisetum debile Roxb. ex Vaucher
4. Pteropsida
Pteropsida atau yang dikenal sebagai paku sejati, merupakan kelompok
tumbuhan paku yang banyak ditemukan di berbagai habitat, terutama di daerah
lembap. Pteropsida dapat hidup di tanah, di perairan, maupun sebagai epifit
pada pohon. Tumbuhan ini memiliki daun yang besar dengan tulang daun
bercabang, serta ciri khas berupa daun muda yang menggulung (circinnatus)
dan sorus yang terletak di bagian bawah daun. Batangnya dapat berupa rizom
yang tumbuh di dalam tanah atau batang yang menjulang di atas permukaan
tanah. Struktur batang ini memiliki fungsi penting untuk menyimpan cadangan
makanan dan sebagai organ perbanyakan vegetatif, sehingga memungkinkan
bertahan hidup di berbagai kondisi lingkungan. Pteropsida berkembang biak
41 E-modul Taksonomi Tumbuhan

