Page 384 - BUKU BERKARYA DI TENGAH PANDEMI
P. 384
BERKARYA DI TENGAH PANDEMI
SATU TAHUN KINERJA M. AZIS SYAMSUDDIN
WAKIL KETUA DPR RI BIDANG KORPOLKAM
Pada dasarnya, sebagai konsekuensi sosiologis dan
keberagaman yang dimiliki oleh suatu bangsa, berbagai
kehendak dan aturan yang bersumber pada keyakinan
idiologisnya sah-sah saja menjadi sumber hukum. Akan
tetapi semua itu harus mengacu pada konsensus yang
telah disepakati dan dijadikan state ground norm, norma
dasar negara. Indonesia di awal kemerdekaannya hingga
kini telah menyepakati bahwa Pancasila adalah hasil dan
produk konsensus nasional yang telah disepakati oleh
semua elemen bangsa melintasi batas wilayah, idiologi,
agama, suku, dan lain sebagainya.
Pancasila
Pancasila merupakan pedoman sekaligus ajaran yang telah
diakui dan diyakini sebagai pandangan dan falsafah hidup
bangsa Indonesia serta sebagai dasar Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara adalah
mengikat seluruh tatanan kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam
setiap sila Pancasila itu memberikan arah bagi perjuangan
bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita dan tujuan
nasional. Penegasan di atas mengandung arti bahwa secara
idiil tatanan masyarakat Indonesia telah dirumuskan dalam
nilai-nilai yang terkandung pada setiap sila Pancasila.
Posisinya yang demikian kuat, Pancasila menjadi sumber
bagi pembentukan peraturan perundang-undangan.
Di samping sebagai sumber, Pancasila juga merupakan
instrumen penyaring nilai, norma, dan keyakinan yang lain
376