Page 158 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 158
KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
Satu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo di cat berwarna warni dan
di lukis mural 3D. Program tersebut terealisasi 100% persen dimana pada
tahun 2020 terealisasi sebanyak 2500 unit dan 1700 unit pada tahun 2021.
Program Irigasi juga teralisasi 100% sebanyak 10 titik pada tahun
anggaran 2020 dan 50 titik pada tahun anggaran 2021. Program ini bertujuan
untuk meningkatkan kinerja dan layanan irigasi dan tentunya sebagai solusi
peningkatan ekonomi masyarakat saat musim pandemi.
Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) terealisasi seratus persen sebanyak
10 titik pada tahun 2020 dan 10 titik pada tahun anggaran 2021. Program ini
bertujuan membangun sistem yang terpadu untuk penanganan pemukiman
kumuh dimana pemerintah daerah memimpin dan berkolaborasi dengan
para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya
serta mengedepankan partisipasi masyarakat.
Program Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah
(PISEW) juga terealisasi 100% sebanyak 10 titik untuk tahun anggaran 2020
dan sebanyak 10 titik pada tahun anggaran 2021. Program ini bertujuan
meningkatkan pengembangan sosial ekonomi wilayah berbasis pada
potensi sumberdaya lokal untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah
melalui pembangunan infrastruktur wilayah dalam rangka meningkatkan
kesejahteraan sosial masyarakat.
Selain memperjuangkan program PUPR di dalam daerah pemilihan
Gorontalo, Rachmat Gobel juga memperjuangkan program di luar dapil.
Melalui kerjasama dengan Ditjen Penyedia Perumahan, Program BSPS
terealisasi sebesar 1.000 unit BSPS pada tahun anggaran 2020 dan 300 unit di
Sulawesi Tengah. Selain itu terealisasi pula pembangunan irigasi di wilayah
yaitu sejumlah 5 titik di Lumajang, 10 titik di Nusa Tenggara Timur, dan 7
titik di Sulawesi Selatan.
Program kerjasama juga dilakukan bersama dengan Kementerian
Pertanian dengan sasaran di beberapa wilayah Provinsi Gorontalo pada
tahun 2021. Kegiatan yang dilakukan bersama dengan Ditjen Prasarana dan
Sarana Pertanian (Pra Panen) berhasil membagikan alsintan berupa traktor
roda 2 dan 4 di Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten
Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten
Puhwato dengan total 88 unit. Dilanjutkan dengan kerjasama dengan Ditjen
Tanaman Pangan (Pascapanen) berhasil membagikan alsintan berupa
combine harvester besar, power thraser, power thraser Multiguna, dan RMU
(rice milling unit) di Kabupaten Gorontalo, Boalemo, Bone Bolango, dan Kota
Gorontalo dengan total 52 unit.
140

