Page 161 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 161

KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL

                    desa, kecamatan, kabupaten, provinsi sampai pusat. Setiap masalah harus
                    dilihat secara objektif  pada setiap tahapan distribusi.
                       Mengingat berbagai masalah yang dihadapi,  sebagai langkah inisiatif,
                    pada  25 Januari  2021 Rachmat Gobel  mengadakan  Rapat Koordinasi
                    Pimpinan DPR RI dengan Pimpinan Komisi  IV, VI, VII dan XI. Disepakati,
                    untuk menjalankan fungsi pengawasan, DPR RI akan melakukan kunjungan
                    kerja ke beberapa daerah yang menjadi pusat kelangkaan pupuk bersubsidi.
                       Dari  hasil  kunjungan  kerja  itu  ditemukan  berbagai  bentuk  persoalan,
                    diantaranya;  (1)  data  base  pupuk  kurang  akurat;  (2)  verifikasi  penerima
                    dan distribusi pupuk  bersubsidi  bermasalah, serta tidak tepat sasaran;
                    (3)  pemerintah mempunyai hutang kepada PT. Pupuk Indonesia (Holding
                    Company) sebesar Rp  5,692 triliun  yang mempengaruhi  kinerja produksi
                    pupuk.



                    Data Piutang Pemerintah ke Perusahaan Pupuk (Rp juta)


                          Perusahaan        Piutang 2019  Perkiraan Piutang 2020   Tota Piutang
                                                              (unaudited)
                       PT Pusri Palembang          305.023          165.198           470.221
                         PT Pupuk Kaltim           291.303           72.804           364.107
                         PT Pupuk Kujang           258.408          238.886           497.294
                       PT Petrokimia Gresik       2.604.130        1.282.467         3.886.597
                      PT Pupuk Iskandar Muda       324.603          149.440           474.043
                            Total                3.783.468         1.908.795         5.692.261

                    Sumber: materi RDP di Komisi IV dengan Kementerian BUMN






                       Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi itu, pada 9 Februari 2021 Rachmat
                    Gobel mengundang menteri terkait untuk melakukan rapat konsultasi. Rapat
                    dihadiri 4 menteri yaitu Mentan Syahrul Yasin Limpo, Menteri BUMN Erick
                    Tohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menkeu Sri Mulyani dan Dirjen Industri
                    Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Muhammad Khayam mewakili Menperin.
                    Dari DPR RI hadir pimpinan Komisi IV, VI. VII dan XI DPR RI.
                       Sebagai  pimpinan  rapat,  Rachmat    Gobel  menyampaikan    bahwa
                    “ketahanan energi, pangan, dan  air merupakan  tiga tujuan  utama
                    pembangunan berkelanjutan  dari sustainable development goals (SDGs)”.


                                                       143
   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166