Page 166 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 166

KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN


                   adalah kenaikan harga gas, kurs inflasi, volume subsidi, harga BBM solar
                   dan beban bunga.


                   Pandangan Komisi IV DPR RI
                      Sesuai dengan tupoksi dan temuan di lapangan, Komisi IV menyampaikan;
                   (1) mengapresiasi pernyataan  Menteri BUMN  yang  tidak  akan  mencabut
                   subsidi  pupuk  untuk petani dan Menteri Keuangan yang menyarankan
                   untuk menggunakan anggaran subsidi pupuk yang masih ada semaksimal
                   mungkin;  (2) pemerintah perlu mengubah  Peraturan Menteri Pertanian
                   tentang  kriteria  definisi  “petani  miskin”  yang  mengatakan  petani  yang
                   mempunyai lahan pertanian kurang dari dua hektar menjadi kurang dari
                   satu hektar;


                   Pandangan Komisi VI DPR RI
                      Dalam rapat konsultasi ini,  Komisi VI menyampaikan;  (1) tidak
                   mencukupinya kapasitas produksi PT. Pupuk Indonesia harus dicari solusi,
                   misalnya melalui impor atau harus ada pembangunan pabrik pupuk yang
                   baru, terkait permasalahan harga gas yang menjadi suplai bahan baku pabrik
                   pupuk harus mendapat perhatian terutama infrastruktur gas tersebut; (2)
                   KartuTani yang belum dimanfaatkan secara maksimal, contoh penggunaan
                   Kartu Tani hanya 1% (didaerah Banten), harus dicek keberadaannya untuk
                   mencari solusi permasalahan tersebut karena berpengaruh dengan pilihan-
                   pilihan kebijakan tentang pupuk subsidi.

                   Pandangan Komisi VII DPR RI:
                      Wakil dari Komisi VII dalam rapat antara lain menyampaikan; (1)
                   gas sebagai salah satu bahan baku industri pupuk  harus terus dijaga
                   keberadaannya, diperlukan kebijakan strategis untuk mengatasinya dengan
                   mengurangi volume ekspor gas agar dialihkan kepada industri pupuk agar
                   tidak  terjadi kekurangan gas untuk bahan  bakarnya; (2) subsidi  pupuk
                   saat  ini  yang  menjadi  masalah  bukan  karena kebijakannya,  tetapi  pupuk
                   dan gas (BBM) tidak tepat sasaran  kepada penerima manfaatnya dan
                   harus mendapat perhatian semua pihak  untuk mengatasinya; (3) terkait
                   dengan harga gas, Komisi VII DPR  RI telah meminta kepada  BPH  Migas
                   untuk meningkatkan pengawasan lebih ketat terkait toll fee sehingga usaha
                   pengangkutan  gas  bumi  dapat  berjalan  secara  efisien.  Penurunan  harga
                   gas menjadi US$ 6 per MMBTU tersebut akan menghasilkan multiplier effect
                   berupa penghematan subsidi Rp 1,4 triliun per tahun.  Penurunan harga gas
                   juga dapat meningkatkan competitiveness.


                                                      148
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171