Page 162 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 162

KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
































                   Dalam rangka mendorong penggunaan pupuk nonsubsidi, Wakil Ketua DPR RI/Korinbang Rachmat Gobel
                   memberikan bantuan kepada  kelompok tani di berbagai daerah, termasuk batuan 5 ton kepada sejumlah
                   kelompok petani di Jember, Jawa Timur yang diserahkan oleh Staf Khusus Rachmat Gobel yaitu Nining
                   Indra Saleh (kanan).




                   Industri pupuk  memiliki  peran sangat strategis dalam mewujudkan
                   ketahanan pangan nasional. Salah satu tujuan pemerintah mempertahankan
                   kebijakan  pupuk  bersubsidi  adalah  untuk  meningkatkan produktivitas
                   pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
                      Dalam rapat Rachmat Gobel juga menyampaikan beberapa data antara
                   lain tentang pengurangan subsidi pupuk dalam APBN 2021 dan kebutuhan
                   pupuk. Alokasi anggaran subsidi pupuk dikurangi menjadi Rp 25,276 triliun
                   dengan volume 7,2 juta ton. Sementara  itu berdasarkan data Ditjen PSP
                   Kementerian Pertanian, kebutuhan  pupuk  bersubsidi  23,2 juta  ton untuk
                   16,5 juta petani atau Rp 67,12 triliun, sehingga terjadi kekurangan anggaran
                   Rp 41,905 triliun.
                      Dari segi penyediaan bahan baku, pasokan gas bumi  untuk PT Pupuk
                   Indonesia sampai tahun 2021 masih surplus, tetapi mulai tahun 2022
                   diperkirakan terjadi defisit pasokan sebesar -25 MMSCFD, defisit -64 MMSCFD
                   tahun 2023, -327 MMSCFD di tahun 2024 dan seterusnya diproyeksikan defisit
                   terus meningkat hingga -286 MMSCFD di tahun 2028.


                                                      144
   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167