Page 159 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 159

KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL

                       Di luar Provinsi Gorontalo terealisasi di di 5 titik pada tahun 2020 yaitu
                    3 Ton pupuk non subsidi di Sulawesi Selatan, 4 ton pupuk non subsidi di
                    Sulawesi Barat, 2 ton pupuk non subsidi di Sulawesi Tenggara, 10 ton pupuk
                    non subsidi di Nusa Tenggara Timur, dan 5 ton pupuk non subsidi di Jember.
                    Sedangkan  pada  tahun  2021 pembagian  pupuk  non subsidi  dilakukan  di
                    Madiun dengan jumlah 5 ton.
                       Berbagai  upaya telah dilakukan  untuk  mewujudkan  hal  tersebut. Di
                    antaranya mengadakan demonstrasi plot (demplot) pertanian di  Provinsi
                    NTT. Selain itu,  pengembangan sektor pertanian di  NTT  ini  juga  dikawal
                    oleh PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim). Para petani bakal diberikan
                    pendampingan dari pengembangan lahan hingga panen. Diharapkan,
                    pengawalan  dapat  meningkatkan  hasil  panen  petani.  Sehingga  dapat
                    meningkatkan produktivitas para Petani dan harapan besar bisa menjadi
                    lumbung pangan untuk wilayah NTT dan sekitarnya.
                       Kementerian Perhubungan juga menjalin kerjasama melalui penyaluran
                    4 bus sekolah yang diperuntukkan bagi wilayah Gorontalo. Tidak berhenti
                    disitu,  kerjasama juga  dilakukan  dengan  Bank  Indonesia (BI) bagi  UMKM
                    dan masjid  yang turut menyasar di  beberapa wilayah Provinsi Gorontalo
                    seperti kabupaten Gorontalo,  Boalemo,  Pohuwato,  Gorontalo Utara, Bone
                    Bolango, dan  kota Gorontalo. Bantuan  dialokasikan  untuk  pembangunan
                    tempat ibadah  seperti masjid  dan gereja serta beberapa Kelompok Usaha
                    Bersama (KUBE) dengan total 58 penerima dengan total anggaran kurang
                    lebih Rp 1,5 miliar.
                       Memasuki  tahun  2022, kerjasama akan kembali  dilakukan  bersama
                    dengan Kementerian PUPR. Di wilayah Gorontalo akan diajukan setidaknya
                    50 titik irigasi, 5000 BSPS, 10 titik Pisew, 10 titik Kotaku, Bronjong yang
                    disebar di 3 titik, sumur bor di 3 titik, dan pembangunan jembatan gantung
                    di  1 titik lokasi. Adapun  di  luar wilayah  Gorontalo diajukan  700 BSPS  di
                    wilayah Sulawesi Tengah, 7 titik irigasi di wilayah Sulawesi Selatan, 7 titik
                    irigasi di Sulawesi Barat, 5 titik irigasi di Lumajang, dan Bronjong untuk 1
                    titik sungai di wilayah Nusa Tenggara Timur. (*)
















                                                       141
   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164