Page 74 - MAJALAH 114
P. 74

SELEBRITIS









































                                                                     Peggy Melati Sukma
























                usiiiiiiiiiiiing.  Masih  ingat  ini. Tentu bukan hanya karena jilbab  paian keduniawian yang saya raih,
                kata yang pernah “heboh”  yang kini selalu dikenakannya. Lebih  tapi sisi rohaniah saya kosong, hing-
           Pdi akhir tahun 90-an? Jargon  dari itu, gaya dan tutur bahasanya  ga saya merasa sunyi, ”aku Peggy
          yang melambungkan nama Peggy  pun  terdengar lebih santun dan  ketika dijumpai di Gedung Nusan-
          Melati Sukma itu hampir dipasti-  lembut. Ditengah-tengah acara be-  tara V, Senayan Jakarta.
          kan kini tidak akan lagi keluar dari  dah buku bertitel “Kujemput Engkau
          bibirnya. Mengapa demikian? Temu-  di Sepertiga Malam” yang ditulisnya   Untungnya hal itu tak berlang-
          kan jawabannya dalam kisahnya  sendiri itu, Peggy menceritakan  sung lama, di satu titik di seper-
          berikut ini.                     proses dibalik keputusannya untuk  tiga malam yang ia lalui, Sang
                                           berhijab.                         Khalik membalikan hati Peggy. Ia
           Lain dulu, lain sekarang, itulah                                  mendapat hidayah yang begitu be-
          yang terlihat dari penampilan wani-  “Ditengah gemerlap dunia, aku  sar, yang akhirnya menyadarkannya
          ta kelahiran Cirebon, 13 Juni 1976  merasa sunyi. Telah banyak penca-  bahwa kehidupan di dunia adalah


          74  PARLEMENTARIA  EDISI 114 TH. XLIV, 2014
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79