Page 75 - MAJALAH 114
P. 75

sementara. Ada kehidupan lain yang  ini hatinya belum tergerak untuk  sebagai Duta Pendidikan Kesetaraan
            lebih kekal setelah ini. Ia menyadari  terjun ke panggung politik tanah air.  oleh Depdiknas.
            bahwa pada hakikatnya diri manusia
            adalah ruh yang kemudian meng-      “Sepuluh tahun terakhir  do-      Bersama dengan Nirina Zubir dan
            gerakkan jasad atau raga. Tanpa  rongan yang sangat kuat kepada  Teuku Zacky, Peggy didaulat men-
            ruh yang ditiupkan Allah SWT, jasad  saya dari teman-teman partai, se-  jadi Duta Teknologi oleh Kement-
            manusia hanya seonggok tubuh tak  nior-senior bahkan dari para ketua  erian Riset dan Teknologi. Bahkan
            berarti.                          partai untuk terjun ke panggung  saat Jakarta  diterjang banjir besar
                                              politik. Saya sangat berterimakasih  pada 2002 lalu, lewat Yayasan yang
              Sadar akan hal tersebut, Peggy  ketika saya mendapat wejangan dan  dibentuknya ia sibuk membantu
            merasa jiwanya kosong dan butuh  dorongan untuk masuk ke dalam se-  korban banjir. Aktivitas sosialnya
            “makanan”, butuh perawatan yang  buah sistem. Tapi memang sampai  semakin meningkat tatkala ia me-
            sangat ekstra. Dari sana, ia mulai  saat ini saya belum mendapatkan  nikah dengan Wisnu Tjandra yang
            membuka dan menggali lebih dalam  spirit untuk masuk kedalam sistem,”  notabene merupakan pengusaha
            kitab suci Al Quran. Semakin ia gali,  ucapnya.                     sekaligus Direktur Artha Graha.
            semakin kecil ia dihadapan Allah
            SWT. Hingga akhirnya, ia mengaku    Peggy menjelaskan bahwa un-       Kini, bangsa Indonesia tengah
            tidak akan pernah merasa puas un-  tuk berbuat sesuatu bagi bangsa  menjalani pesta demokrasi, lebih
            tuk terus menggali dan menjalank-  tidak hanya bisa dilakukan dalam  tepat pemilihan presiden. Peggy
            an Perintah-NYA.                  sebuah sistem. Namun hal itu juga  mengaku dorongan untuk menjadi
                                              bisa dilakukan di luar sistem, yang  bagian dari Tim Sukses kedua kan-
              Tak puas akan hal itu, Peggy pun  menurutnya malah akan dapat lebih  didat presiden begitu kuat. Namun
            merangkai pengalaman “hijrah”nya  bebas bergerak. Sampai
            tersebut dalam sebuah buku ber-   hari ini, Peggy memilih
            judul Kujemput Engkau di Sepertiga  untuk berjuang di luar
            Malam. Meski ia menulis buku terse-  sistem untuk melengka-
            but dari sudut pandang Islam karena  pi perjuangan para tokoh
            ia memang seorang muslim, namun  yang ada di dalam sistem
            sesungguhnya buku tersebut bersi-  pemerintahan dan sistem
            fat sangat universal.  Tujuannya tak  negara lainnya.
            lain adalah untuk mengingatkan
            para sahabat, penggemar dan selu-   “ Perjuangan, baik
            ruh masyarakat akan kehidupan di  di dalam maupun di
            akhirat kelak.                    luar sistem jika di-
                                              jalankan dengan kon-
              “Saya mencoba menghadirkan diri  sisten,  nawaitu yang
            saya yang lengkap, Peggy seorang  baik dengan cara yang
            artis, Peggy seorang pengusaha,  lebih fokus, maka hal
            Peggy yang pekerja sosial  dan Peg-  itu akan menghasilkan
            gy yang bekerja untuk negara. Tidak  sesuatu yang lebih baik
            hanya itu, saya juga coba mengha-  lagi,”tegas Putri dari
            dirkan segala kesalahan, pemikiran,  Raden Ating Sukma dan
            perjalanan, rute “perjalanan” saya  Aty Latieva Attamimi.
            dan proses pergulatan batin hingga
            kemudian saya hijrah seperti seka-  Meski berada di luar
            rang ini,”paparnya.               sistem telah banyak hal
                                              yang dilakukan Peggy
              Berjuang di Luar Sistem         untuk bangsa. Tahun
                                              2006 ia sempat ditunjuk
              Sebagaimana artis lainnya yang  oleh Menteri Pemberda-
            lebih dulu terjun ke panggung poli-  yaan Perempuan sebagai
            tik  tanah  air,  seyogyanya  Peggy  duta Indonesia  untuk
            memiliki kemampuan yang mum-      berbicara di  PBB guna
            puni untuk terlibat dalam bidang  membahas UU Perlindungan Perem-   pengalaman mengajarkannya untuk
            tersebut. Namun seperti kiprahnya  puan di New York.  Pada tahun yang  tidak cepat mengambil keputusan.
            dalam penulisan buku, Peggy mera-  sama ia juga sebagai wakil Indonesia  Ia kembalikan kepada Sang Khalik
            sa bahwa segala yang dilakukan  dalam ajang World Art Performance  jawaban atas dorongan tersebut,
            merupakan kehendak Illahi yang  di Pakistan. Di penghujung tahun  hingga kemudian atas kehendakNya
            menggerakkan hatinya. Untuk saat  yang sama Peggy sempat ditunjuk  jualah Peggy memutuskan untuk ti-


                                                                             PARLEMENTARIA  EDISI 114 TH. XLIV, 2014  75
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80