Page 145 - Land Reform Lokal Ala Ngandagan: Inivasi system Tenurial Adat di Sebuah Desa Jawa, 1947-1964
P. 145

Land Reform Lokal A La Ngandagan


            membuat para pejabat daerah di Kabupaten Purworejo tidak
            mampu mengadakan kontrol atas berbagai prakarsa lokal
            yang dijalankan oleh Soemotirto (Ibid: 30).
                Di dalam desa sendiri, para penentang ini tidak berdaya
            menghadapi Soemotirto kerena kepemimpinannya yang
            kuat dan dukungan mayoritas penduduk terhadapnya. Oleh
            karena itu, meskipun merasa tidak puas, mereka tidak berani
            melakukan penentangan secara terbuka. Hal inilah yang
            terjadi sampai dengan tahun 1960 saat Wiradi datang dan
            meneliti desa ini. Kalaupun ada perlawanan, maka bentuknya
            seperti dilakukan Soeharsono saat menentang mekanisme
            pertukaran tenaga kerja: ia memilih mengoptimalkan tenaga
            kerja rumahtangganya sendiri agar tidak berhutang tenaga
            kepada orang lain. Dengan kata lain, perlawanan pasif.
                Namun, awal dekade 1960-an ini juga menandai
            pergeseran perimbangan politik di tingkat nasional,
            khususnya di antara unsur-unsur Nasakom yang menjadi
            salah satu pilar dari Demokrasi Terpimpin. Dalam konteks
            persaingan antar unsur-unsur Nasakom ini, keberadaan
            desa Ngandagan yang komunis, apalagi dengan berbagai
            kebijakan populisnya dan kecenderungan otonominya,
            mulai dirasakan oleh para pejabat daerah yang kebanyakan
            berideologi PNI sebagai “duri dalam daging”. Demikianlah,
            ketika Wiradi menghadap Bupati Purworejo untuk meminta
            ijin melakukan penelitian di Ngandagan, pejabat ini langsung
            mempertanyakan rencana tersebut. “Mengapa memilih desa
                                                          44
            Ngandagan? Itu kan desa RRT?” tanya sang Bupati.

                                                kok
            44. RRT adalah kependekan Republik Rakyat Tionghoa; suatu ungkapan
                                                xxx
               untuk menunjukkan kaitan ideologi PKI dengan komunis Cina.
            116
   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150