Page 116 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 116
Basis Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
Hubungan personal kedua pihak ini membawa mereka
pada sikap saling menghormati, dan saling memahami
kebutuhan masing-masing, terutama dalam konteks
pertanahan. Petugas kantor pertanahan memiliki kebutuhan
agar terjadi transmisi nilai-nilai pertanahan pada masyarakat,
termasuk Kepala Desa Cepoko. Sementara itu, Kepala Desa
Cepoko memiliki kebutuhan jaminan kepastian hukum bagi
bidang-bidang tanah di desanya. Akhirnya sertipikasi tanah
kas desa menjadi titik temu pemenuhan kebutuhan petugas
kantor pertanahan dan Kepala Desa Cepoko.
d. Hubungan Personal Tidak Terkait Pelaksanaan Tugas
Petugas kantor pertanahan dan para petani membangun BAB II
hubungan personal tidak terkait pelaksanaan tugas, dengan
cara mengubah hubungan yang awalnya bersifat personal,
tetapi masih terkait dengan pelaksanaan tugas, perlahan-lahan
diubah menjadi hubungan personal yang tidak lagi terkait
dengan pelaksanaan tugas. Saat itu sebagian petugas kantor
pertanahan telah memliki sahabat salah satu atau beberapa
orang petani, dan mereka seringkali mendiskusikan hal-hal
yang tidak memiliki hubungan dengan pertanahan. Misalnya
mereka kadang-kadang mendiskusikan hal-hal yang terkait
dengan pertanian, kesalehan, dan cara mendidik anak.
Persahabatan antara petugas kantor pertanahan dengan
para petani, tidak lagi membatasi mereka pada bingkai
pertanahan, melainkan lebih luas dari itu, bahkan masuk ke
wilayah yang lebih pribadi. Mereka berbagi tradisi sosial yang
ada pada diri dan masyarakatnya masing-masing, sehingga
tradisi sosial yang baik perlahan-lahan menginternal pada
diri masing-masing. Situasi sosial lalu menjadi pendorong
terbangunnya persahabatan atau hubungan personal yang
tidak terkait dengan tugas pertanahan. Faktor yang paling
96 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 97

