Page 113 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 113
Aristiono Nugroho dkk.
menjabat sebagai Kepala Desa Banjarpanjang, ia pernah
bertugas sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Dinas
Kesehatan Kabupaten Magetan, yang kantornya berdekatan
dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Magetan, sehingga
sering berinteraksi dengan petugas Kantor Pertanahan
Kabupaten Magetan. Interaksi inilah yang kemudian menjadi
dasar terbentuknya hubungan personal antara Sarbini, S.T.
dengan para petugas kantor pertanahan.
Ketika berinteraski, sesungguhnya Sarbini, S.T. sedang
melakukan kontak dengan para petugas kantor pertanahan,
kontak yang dilakukan merupakan kontak secara langsung.
Saat kontak langsung terjadilah komunikasi antara Sarbini,
S.T. dengan para petugas kantor pertanahan, baik secara
verbal maupun non verbal. Komunikasi yang efektif tercapai,
bila masing-masing pihak mampu memahami kebutuhan
pihak lain, sesuai pesan yang disampaikan.
Hasil komunikasi antara Sarbini, S.T. dengan para
petugas kantor pertanahan berupa informasi, bahwa PRONA
biayanya murah. Selain itu, karena Desa Banjarpanjang adalah
desa tertinggal, maka bila Pemerintah Desa Banjarpanjang
bersedia mengajukan permohonan pelaksanaan PRONA di
desanya, besar kemungkinan permohonan yang diajukan
akan dikabulkan. Oleh karena itu, saat menjabat Kepala
Desa Cepoko, Sarbini, S.T. selaku Pemerintah Desa Cepoko
mengajukan proposal pelaksanaan PRONA sebanyak 1.300
bidang tanah di Desa Banjarpanjang pada tahun 2014.
Pada tahun 2015 permohonan ini dikabulkan oleh Kantor
Pertanahan Kabupaten Magetan dengan jumlah bidang yang
dapat diikut-sertakan sebanyak 700 bidang.
Keberhasilan yang dicapai Sarbini, S.T. dalam
memperoleh kuota 700 bidang tanah sebagai peserta PRONA
94 95

