Page 109 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 109
Aristiono Nugroho dkk.
percaya diri ketika melayani para petani (masyarakat) di
bidang pertanahan.
Perangkat Desa Cepoko memanfaatkan hubungan
semi formal dengan para petugas kantor pertanahan, untuk
membangun hubungan dengan para petani. Saat itulah
perangkat Desa Cepoko dapat mempengaruhi pemikiran,
sikap, tindakan, dan perilaku para petani, agar relevan
dengan nilai-nilai pertanahan. Walaupun pada akhirnya,
ketika terjadi perubahan pemikiran, sikap, tindakan, dan
perilaku para petani, maka akan berimbas pada aktivitas
dan pekerjaan perangkat Desa Cepoko. Hal ini selanjutnya
disikapi oleh kedua belah pihak (para petani dan perangkat
Desa Cepoko) dengan saling menyesuaikan diri, dan tetap
saja saling mempengaruhi.
Sebagaimana diketahui peran perangkat desa dalam
menangani pertanahan di desa sangat penting, karena mereka
berhadapan langsung dengan petani. Sebagai contoh, untuk
membantu petani mengurus tanahnya, Pemerintah Desa
Cepoko telah siap membantu menyiapkan alat bukti, seperti
salinan petok atau IPEDA (Iuran Pembangunan Daerah), Daftar
Gogolan, Buku C Desa. Bila petani yang mengurus tanahnya
masih bingung, maka akan dibantu melacak ahli waris dan
pewaris hingga ke seseorang yang namanya ada di Buku C Desa.
Selain itu, bila ada petani yang belum tahu tentang riwayat
tanahnya, maka akan dilacak oleh pemerintah desa. Caranya
pertama-tama mencocokkan keterangan lisan yang diberikan
oleh yang bersangkutan dengan kondisi di lapangan dan orang-
orang yang tahu tentang tanah tersebut. Setelah jelas urutan
pewarisannya barulah dilacak di Buku C Desa.
Bantuan Pemerintah Desa Cepoko dalam melacak
riwayat tanah petani, dapat menimbulkan rasa hormat
90 91

