Page 104 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 104
Basis Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
kepentingan petani. Hal ini menjadi basis bagi dibangunnya
hubungan antara petugas Kantor Pertanahan Kabupaten
Magetan dengan para petani. Saat hubungan itu dikaitkan
dengan pelaksanaan tugas Kantor Pertanahan Kabupaten
Magetan, maka terbentuklah hubungan formal antara
petugas Kantor Pertanahan Kabupaten Magetan dengan para
petani.
Hubungan formal “memaksa” para petani dan petugas
kantor pertanahan, untuk memperhatikan kembali
keberadaannya masing-masing. Para petugas kantor
pertanahan menyadari, bahwa keberadaannya dalam
lingkungan para petani memiliki dua sisi, yaitu: (1) di satu
sisi, ia diharuskan melakukan penyesuaian diri yang terus BAB II
menerus agar dapat relevan dengan kebutuhan petani; dan
(2) di sisi lain, ia memiliki identitas asal sebagai petugas
kantor pertanahan yang tunduk pada peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Oleh karena itu, para petugas kantor
pertanahan perlu menjalankan kedua sisi tersebut secara
harmoni dan dinamis.
Hubungan formal antara petugas Kantor Pertanahan
Kabupaten Magetan dengan petani dijelaskan oleh Kamituwo
atau Kepala Dusun Pulutan (Zainudin) sebagai sesuatu yang
baik. Ia menjelaskan, bahwa hubungan formal dibangun
antara para petani dengan 12 (dua belas) orang petugas ukur
yang dikirim oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Magetan ke
Desa Banjarpanjang. Kerjasama antara para petani dengan
petugas kantor pertanahan dalam frame hubungan formal,
akhirnya menghasilkan kelancaran bagi pengukuran di
Dusun Pulutan, Desa Banjarpanjang.
Frame hubungan formal telah memberi ruang memadai
bagi terjadinya proses perubahan pemikiran, sikap, tindakan,
84 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 85

