Page 165 - Jalan Penyelesaian Persoalan Agraria: Tanah Bekas Hak, Pengakuan Hukum Adat, Penataan Tanah Batam, Percepatan Pendaftaran Tanah, dan Integrasi Tata Ruang
P. 165
148 Muh Arief S., Suharno, Haryo Budhiawan
tanahnya untuk tujuan keamanan karena tanah adalah asset yang
nilainya selalu meningkat dan suatu obyek yang rawan sengketa. Arti
penting pensertipikatan tanah adalah dalam rangka memberikan
kejelasan dan kepastian hukum kepemilikan tanah, arti penting ini
berkaitan dengan kemanfaatannya.
Masyarakat perkotaan lebih mengerti aspek kondisi fisik tanah
itu sendiri (seperti berapa luasnya) dibandingkan dengan aspek
penguasaan/pemilikan tanah (seperti siapa pemiliknya).Sebaliknya
masyarakat pedesaan lebih mengerti aspek penguasaan/pemilikan
tanah (seperti siapa pemiliknya) dibandingkan dengan kondisi fisik
tanah itu sendiri (seperti berapa luasnya).Keterangan tentang kondisi
fisik dan yuridis bidang tanah merupakan dasar dalam memperkuat
kepastian hukum hak milik atas tanah (Tim Peneliti Puslitbang,
2005).
E. Faktor –Faktor Eksternal yang mempengaruhi Proses
Pendaftaran Tanah di Lokasi Penelitian
1. Faktor Sosial
Aspek sosial merupakan aspek yang dipengaruhi oleh tingkat pen-
didikan masyarakat, pendidikan ini dipengaruhi pengetahuan yang
diperoleh oleh masyarakat baik melalui jenjang pendidikan atau
diperoleh secara otodidak. Hal ini dipengaruhi juga oleh pengalaman
individu. Makin banyak pengalaman seseorang maka pengetahuan-
nya semakin besar, karena mereka belajar dari pengalaman. Demi-
kian juga dengan tingkat pendidikan seseorang, semakin tinggi ting-
kat pendidikan seseorang maka wawasannya semakin luas.
Partisipasi dalam hal pertanahan terkait dengan tingkat intelek-
tualitas masyarakat adalah isu yang terangkat dari fenomena empiris
dimana ada indikasi bahwa kelompok masyarakat yang aktif terlibat
dalam kegiatan pertanahan adalah mereka yang terdidik atau paling
tidak buta aksara. Adapun bentuk partisipasi dari isu ini terlihat pada
bidang pendaftaran tanah dan sertipikasi tanah. Hal ini dapat dipa-
hami bahwa pengurusan pendaftaran tanah khususnya sporadis
membutuhkan pengetahuan, kesadaran, dan keberanian untuk
mengurusnya karena berhubungan dengan birokrasi dan prosedur
yang tidak sederhana.

