Page 39 - Modul Sistem Pencernaan
P. 39
MODUL BIOLOGI KELAS XI KD 3.7
Asupan protein berpengaruh terhadap pertumbuhan
Protein menyediakan asam amino yang digunakan untuk membangun matriks
tulang serta memengaruhi pertumbuhan tulang karena protein memiliki fungsi untuk
memodifikasi sekresi maupun aksi osteotropic hormone IGF-1. Oleh sebab itu,
protein dapat memodulasi potensi genetik dari pencapaian peak bone mass.
Makanan sumber protein hewani memiliki asam amino esensial yang lengkap
dalam memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Apabila asam
amino dalam tubuh yang diperoleh dari konsumsi makanan tidak lengkap maka dapat
mengakibatkan gangguan pertumbuhan.
Vitamin A berperan dalam sintesis protein yang
mempengaruhi pertumbuhan
Peranan vitamin A dalam proses pertumbuhan meliputi peranan vitamin A dalam
sintesis glikoprotein khusus yang terlibat dalam pembentukan membran sel yang
mengontrol diferensiasi sel dan bersamaan dengan Compleks Retinol Binding
Protein (CRBP) masuk ke dalam nukleus sel, sehingga mempengaruhi DNA.
Vitamin A berpengaruh terhadap sintesis protein dalam pertumbuhan sel
termasuk sel tulang. Vitamin A dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan sel
epitel. Pada kekurangan v itamin A, pertumbuhan tulang terhambat, sehingga terjadi
gangguan pertumbuhan linier atau stunting.
6) Usus Besar
Bahan yang tersisa di usus halus selanjutnya bergerak ke usus besar, yang
memanjang dari ileum hingga anus. Fungsi utama usus besar adalah untuk menyerap
air dan garam serta membuang sisa-sisa kotoran sebagai feses. Makanan yang tidak
tercerna di usus halus seperti selulosa, atau butiran makanan yang tidak hancur
dikunyah (masih kasar) akan dibusukkan/diuraikan dalam usus besar oleh bakteri E.
coli. Sisa makanan dalam usus besar masih banyak mengandung air. Karena tubuh
memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar. Penyerapan
kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar.
E-MODUL SISTEM PENCERNAAN BERBASIS STUDI KASUS STUNTING 32

