Page 43 - MODUL TEORI BELAJAR
P. 43

4.  Interaksi: memudahkan interaksi antara guru dan peserta didik maupun antar peserta
                     didik. Interaksi yang tercipta berupa interaksi multi-arah.

                  5.  Dinamika: kelas dinamis, dibuktikan dengan dinamika kelompok, dinamika individu,
                     dan dinamika pembelajaran.

                  6.  Variasi  kerja  peserta  didik:  memungkinkan  peserta  didik  bekerjasama  secara

                     perorangan, berpasangan, atau kelompok.
                        Lingkungan fisik dalam ruangan kelas dapat menjadikan belajar aktif. Tidak ada

                  satu  bentuk  ruang  kelas  yang  mutlak  ideal,  namun  ada  beberapa  pilihan  yang  dapat
                  diambil  sebagai  variasi.  Dekorasi  interior  kelas  perlu  dirancang  yang  memungkinkan

                  peserta didik belajar secara aktif.

                        Setting atau formasi kelas berikut ini tidak dimaksudkan untuk menjadi susunan
                  yang permanen, namun hanya sebagai alternatif dalam penataan ruang kelas. Jika Anda

                  memilih melakukannya, mintalah siswa untuk membantu memindahkan meja kursi. Hal
                  itu juga membuat mereka ”aktif”. Tata-letak fisik kelas pada umumnya bersifat sementara

                  (tentatif), fleksibel dan realistis. Artinya guru dapat saja mengadakan perubahan setiap

                  saat sesuai dengan keperluan dan kesesuaian dengan materi ajarnya. Jika meubeler (meja
                  atau kursi) yang ada di ruang kelas dapat dengan mudah dipindah-pindah, maka sangat

                  mungkin  menggunakan  beberapa  formasi  ini  sesuai  dengan  situasi  dan  kondisi  yang
                  diinginkan pendidik.

                  1.  Formasi Huruf U
                         Formasi  ini  dapat  digunakan  untuk  berbagai  tujuan.  Para  peserta  didik  dapat

                     melihat guru dan/atau melihat media visual dengan mudah dan mereka dapat saling

                     berhadapan langsung satu dengan yang lain. Susunan ini ideal untuk membagi bahan
                     pelajaran kepada peserta didik secara cepat karena guru dapat masuk ke huruf U dan

                     berjalan ke berbagai arah dengan seperangkat materi.
                         Guru dapat menyusun meja dan kursi dalam format U sebagai berikut:





















                                                                                                      17
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48