Page 36 - MODUL UNIVERSAL HEALTH COVERAGE
P. 36
Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial menetapkan
pembentukan BPJS Kesehatan untuk penyelenggaraan program JKN
dan BPJS Ketenagakerjaan untuk penyelenggaraan program jaminan
kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan
kematian.
Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial mengatur
proses transformasi badan penyelenggara jaminan sosial dari badan
usaha milik negara (BUMN) ke badan hukum publik otonom nirlaba
(BPJS). Perubahan-perubahan kelembagaan tersebut mencakup
peubahan dasar hukum, bentuk badan hukum, organ, tata kerja,
lingkungan, tanggung jawab, hubungan kelembagaan, serta
mekanisme pengawasan dan pertanggungjawaban.
Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
berhubungan langsung dan bertanggung jawab kepada Presiden.
d. Peraturan Pemerintah No. 101 Tentang Penerima Bantuan Iuran
Jaminan Kesehatan (PP PBIJK)
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PP PBIJK) adalah
peraturan pelaksanaan UU SJSN. PP PBIJK melaksanakan ketentuan
pasal 14 ayat (3) dan pasal 17 ayat (6) UU SJSN.
PP PBIJK mengatur tata cara pengelolaan subsidi iuran jaminan
kesehatan bagi penerima Bantuan Iuran. PP PBIJK memuat ketentuan-
ketentuan yang mengatur penetapan kriteria PBIJK, pendaftaran
PBIJK, pendanaannya, pengelolaan data PBI, serta peran serta
masyrakat.
e. Peraturan Pemerintah No. 86 Tahun 2013
Peraturan Pemerintah No. 86 Tahun 2013 Tentang Cara Pengenaan
Sanksi Administratif Kepada Pemberi Kerja Selaian Penyelenggara
Negara dan Setiap Orang, Selain Pemberi Kerjam Pekerja, dan
Penerima Bantuan Iuran Dalam Penyelenggaraan Jaminan Sosial
adalah peraturan pelaksanaan UU No. 24 Tahun 2011 (UU BPJS).
27