Page 59 - Modul - Hospital Public Relation
P. 59
attitude harus dilakukan secara komunikatif dan informatif
sehinggadapatmerubahpsikologisseseorangataupublikuntuk
merubahopininyadarinegatifkearahyangpositif.Darihaltersebut
makatujuan darisebuahperusahaan atau instansipemerintah
dapatterwujuddenganbaik.
PublicRelationsOfficer(PRO)haruslebihdahulumengenali
publikyangakanatausedangmerekahadapi,sehinggamereka
akanmerancangbentukkomunikasiyangakandikomunikasikan.
Selainadanyapenilaianpubliksecaraeksternalterhadapsuatu
perusahaanatauinstansipemerintahterutamadiRumahSakitJiwa
mengenaipelayanannya,jugamengenaikeseluruhanfasilitasyang
diberikanmeliputiletakbangunan,kebersihan,kualitasdokterdan
sebagainyaituharusdiperhatikanolehPROagartidakterjadimiss
communicationdaripihakRumahSakitdenganstakeholderterkait.
b.Peran,RuangLingkupdanSasaranHubunganMasyarakat
Perkembangan profesionalisme public relations yang
berkaitan dengan pengembangan peranan PR,baik ssebagai
praktisi maupun profesional dalam suatu organisasi atau
perusahaanmerupakansalahsatukunciuntukmemahamifungsi
publicrelationsdankomunikasiorganisasi.Selainitu,haltersebut
jugamerupakankunciuntukpengembanganperanpraktisiPRO
(pejabathumas)dan pencapaian profesionalismedalam public
relations.Peran publicrelations dalam suatu organisasidapat
dibagimenjadiempatkategori.
a.PenasehatAhli(Expertprescriber)
Seorang praktisi pakar public relations yang
berpengalaman dan memiliki kemampuan tinggi dapat
membantumencarikansolusidalam penyelesaianmasalah
hubungandenganpubliknya(publicrelationship).Hubungan
praktisipakarPR dengan manajemen organisasiseperti
50