Page 60 - Modul - Hospital Public Relation
P. 60
hubungan antara dokterdengan pasiennya.Artinya,pihak
manajemen bertindak pasif untuk menerima atau
mempercayaiapa yang telah disarankan atau usulan dari
pakarPR(expertprescriber)tersebutdalam memecahkandan
mengatasipersoalanpublicrelationsyangtelahdihadapioleh
organisasibersangkutan.
b.FasilitatorKomunikasi(Communicationfasilitator)
Dalam hal ini, praktisi PR bertindak sebagai
komunikator atau mediator untuk membantu pihak
manajemendalam haluntukmendengarapayangdiinginkan
dandiharapkanolehpubliknya.
Dipihak lain,dia juga dituntutmampu menjelaskan
kembalikeinginan,kebijakandanharapanorganisasikepada
pihakpubliknya.Sehinggadengankomunikasitimbalbalik
tersebut dapat tercipta saling pengertian,mempercayai,
menghargai,mendukungdantoleransiyangbaikdarikedua
belahpihak.
c.FasilitatorProses Pemecahan Masalah (Problem solving
processfacilitator)
Peranan praktisi PR dalam proses pemecahan
persoalan public relations inimerupakan bagian daritim
manajemen.Halinidimaksudkanuntukmembantupimpinan
organisasi baik penasehat (adviser) hingga mengambil
tindakaneksekusi(keputusan)dalam mengatasipersoalan
atau krisis yang tengah dihadapisecara rasionaldan
profesional.Biasanyadalam menghadapisuatukrisisyang
terjadi,maka dibentuk suatu tim posko yang dikoordinir
praktisiahliPRdenganmelibatkanberbagaidepartemendan
keahliandalam satutim khususuntukmembantuorganisasi,
perusahaan dan produk yang tengah menghadapiatau
51