Page 41 - KATALOG DIGITAL SITUS PENGGING
P. 41
M A T E R I
Selama dua tahun Sultan Demak menunggu kedatangan Kebo Kenanga (Ki Ageng
Pengging II), namun Kebo Kenanga (Ki Ageng Pengging II) tidak kunjung menghadap ke
Demak. Sehingga Sultan Demak menyimpulkan bahwa Kebo Kenanga (Ki Ageng Pengging
II) jelas berusaha melakukan perlawanan. Oleh karena itu, Sultan Demak mengutus Sunan
Kudus agar pergi ke Pengging guna menyampaikan rasa murkanya kepada Kebo Kenanga
(Ki Ageng Pengging II). Sunan Kudus berangkat bersama tujuh orang sahabatnya untuk
membunuh Kebo Kenanga (Ki Ageng Pengging II) dan menghentikan meluasnya ajaran
agama Islam yang menyimpang tersebut. akhirnya Kebo Kenanga (Ki Ageng Pengging II)
meninggal karena diiris sikunya oleh Sunan Kudus (W.L. Olthof, 1941: 45-47). Berdasarkan
kisah tersebut diyakini bahwa asal usul nama “Pengging” berasal dari gelar Handayaningrat
yaitu Ki Ageng Pengging yang diturunkan kepada putranya Kebo Kenanga (Ki Ageng
Pengging II).
Klaim Masyarakat terhadap wilayah Pengging
Mengenai daerah atau wilayah asli yang benar-
benar disebut sebagai “Pengging” tidak diketahui secara
jelas, Menurut tokoh masyarakat Pengging, daerah yang
diklaim sebagai daerah Pengging adalah dukuh Gedong,
Kelurahan Jembungan dengan dasar adanya makam dari
Ki Ageng Pengging II (Ki Kebo Kenongo) dan
perpindahan Pasar Pengging dari Kelurahan Dukuh ke
Kelurahan Jembungan. Pusat wilayah Pengging sendiri
juga tidak diketahui, karena pada saat peralihan dari
agama Hindu ke Islam, bangunan dan hasil kebudayaan
Hindu dihancurkan sehubungan dengan proses Islamisasi
di pedalaman Jawa sehingga tidak ada bekas-bekasnya
yang bisa digunakan untuk menggali peradaban
Pengging.
38
Sejarah Lokal

