Page 44 - KATALOG DIGITAL SITUS PENGGING
P. 44

M A T E R I












                      Menjadi Raja Pajang



                         Jaka  Tingkir  menjadi  raja  Pajang  setelah  melakukan  pemberontakan.  Akhirnya  pusat
               Kerajaan  Demak  dipindah  ke  Pajang  dengan  Jaka  Tingkir  sebagai  rajanya.  Sementara  itu
               Demak dijadikan daerah Kadipaten dengan anak Sunan Prawoto yang menjadi adipatinya.
               Dalam    kepemimpinannya       sebagai    raja,   Jaka   Tingkir   mengangkat     rekan-rekan
               seperjuangannya dalam struktur pemerintahan. Mas Manca diangkat menjadi patih bergelar
               Patih  Mancanegara,  sementara  Mas  Wila  dan  Ki  Wuragil  dijadikan  menteri  berpangkat
               ngabehi.






                      Ramalan Sunan Prapen


                         Saat mendengar kabar bahwa akan lahir
             sebuah  kerajaan  yang  mampu  mengalahkan
             kebesaran Pajang, Jaka Tingkir sempat merasa
             khawatir  dan  cemas.  Jaka  Tingkir  takut  akan
             ada  yang    mampu  mengalahkan  kebesaran
             Kerajaan  Pajang.  Namun  Sunan  Kalijaga
             meminta  Jaka  Tingkir  untuk  segera  menepati
             janjinya  untuk  menyerahkan  tanah  Mataram.
             Waktu  itu,  tanah  Mataram  sendiri  merupakan
             bekas  peradaban  Kerajaan  Mataram  Kuno
             yang  sudah  tertutup  hutan  bernama  Alas                               Gambar Sunan Prapen
                                                                                       Sumber:
             Mentaok.                                                                  https://id.wikipedia.org/wiki/Sunan_Prapen
                    Setelah menerima hadiah dari Jaka Tingkir,
             Ki Ageng Pemanahan sekeluarga, termasuk Ki
             Juru  Mertani,  membabat  hutan  itu  dan        Sunan  Prapen  adalah  seorang  pemimpin  agama  di
             mendirikan  Desa  Mataram.  Desa  itu  menjadi   Giri. Sunan Prapen diketahui seorang cucu dari Sunan
             tanah  perdikan  di  mana  penguasanya  hanya    Giri,  salah  seorang  walisongo.  Pada  masa  di  pimpin
             diwajibkan  untuk  menghadap  Pajang  secara     oleh Sunan Prapen, Giri mencapai masa keemasanya.
             rutin  tanpa  kewajiban  membayar  upeti.  Pada  Daerah  itu  menjadi  pusat  peradaban  Islam,  serta
             tahun  1568,  untuk  pertama  kalinya  Ki  Ageng  ekspansi Jawa di bidang ekonomi dan politik. Sunan
             Pemanahan  bertemu  Sunan  Prapen  dan           Prapen  Juga  menjadikan  Giri  sebagai  tempat
             meramalkan      bahwa     Mataram      akan      oenyebaran Islam ke wilayah Indonesia  bagian timur,
             menaklukkan  Pajang  melalui  keturunannya.      termasuk Bali dan Nusa Tenggara
             Ramalan itu sampai ke telinga Jaka Tingkir. Ia
             pun  tak  lagi  merasa  cemas  dan  menyerahkan
             semuanya pada kehendak takdir.







      41

                Sejarah Lokal
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49