Page 52 - sara
P. 52

Program Pembelajaran PKL Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian – XII APHP
                                                                      Bidang Pengolahan : Pembuatan Bakery dan Kue

                       Etos kerja adalah seperangkat nilai dan keyakinan yang dipegang seseorang tentang
                       pentingnya  pekerjaan  dan  bagaimana  pekerjaan  itu  harus  dilakukan.  Ini  sering

                       digambarkan sebagai kemauan untuk bekerja keras, berdedikasi, dan produktif.


                       Dalam konteks praktek kerja lapangan di industri, etos kerja sangat penting bagi siswa

                       untuk  berhasil.  Mereka  akan  diminta  untuk  bekerja  berjam-jam,  seringkali  dalam
                       kondisi yang sulit. Mereka juga akan diharapkan untuk memotivasi diri sendiri dan

                       mengambil inisiatif.

                       Etos kerja juga dapat dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, dan lingkungan tempat

                       individu tumbuh dan berkembang. Misalnya, budaya yang menekankan pentingnya

                       kerja keras dan pendidikan dapat memperkuat etos kerja seseorang untuk mencapai

                       kesuksesan dalam karir atau kehidupan.

                      Etos  kerja  dapat  memengaruhi  perilaku  seseorang  dalam  bekerja,  seperti  tingkat

                      motivasi, produktivitas, dan kualitas kerja. Orang yang memiliki etos kerja yang kuat

                      cenderung  memiliki  motivasi  yang  tinggi  untuk  mencapai  tujuan  yang  telah
                      ditetapkan, dan mereka biasanya memiliki rasa tanggung jawab yang kuat terhadap

                      tugas dan pekerjaan yang mereka lakukan.


                      Di sisi lain, orang yang kurang memiliki etos kerja atau memiliki etos kerja yang lemah

                      cenderung kurang termotivasi dan kurang produktif dalam pekerjaannya. Mereka juga
                      bisa cenderung menunda-nunda pekerjaan atau kurang disiplin dalam menjalankan

                      tugas, yang dapat berdampak negatif pada kinerja mereka.

                      Penting untuk dicatat bahwa etos kerja tidak hanya terkait dengan pekerjaan, tetapi

                      juga dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari seseorang. Etos kerja yang kuat

                      dapat membantu seseorang untuk mencapai tujuan hidupnya, termasuk dalam bidang

                      pendidikan, kesehatan, dan keuangan.

                      Selain itu, etos kerja juga dapat memengaruhi budaya kerja di suatu organisasi atau

                      masyarakat. Organisasi atau masyarakat yang memiliki etos kerja yang kuat cenderung

                      memiliki karyawan atau anggota yang lebih produktif dan tanggung jawab, serta lebih
                      mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan.








               Ahmad Saifuddin – Kurikulum Merdeka Mengajar
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57