Page 296 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 296

Akhirnya, di sinilah kami. Di sebuah kedai kaki lima yang

          menyajikan kuliner Jepang, tempat yang menyimpan memori saat

          ia baru saja kembali dari Lampung. Di bawah tenda sederhana itu,
          ia memesankanku Chicken Katsu Teriyaki     favoritku, sementara ia

          menikmati seporsi Beef  .
               Percakapan  kami  mengalir,  kembali  berlabuh  pada  topik

          outfit untuk hari Jumat nanti. Aku sempat mencoba menarik diri,

          menawarkan diri untuk tidak ikut saja, namun ia bersikeras.
          “Nanti  aku  pesenin  kamu  grabcar,  aku  tunggu  kamu  diresto.

          Disana bagus beb, kamu pasti suka. Mau ya? Nanti pulangnya sama

          aku, aku bawa mobil”. Akhirnya aku mengiyakan dan kami sepakat
          untuk mengenakan outift berwarna hitam, warna yang abadi dan

          elegan.

               Aku mulai memejamkan mata sejenak, memvisualisasikan
          adegan itu: Aku dalam balutan midi dress   hitam yang anggun dan

          sepatu hak tinggi dengan warna senanda, bersanding dengannya

          yang nampak intelek dalam kemeja hitam yang pas di tubuhnya.
          Kami berada dalam satu ruang yang sama di dalam mobil, bersiap

          menjadi  pusat  perhatian.  Biasanya,  aku  selalu  menyesuaikan

          pakaianku sesederhana mungkin agar selaras dengannya, namun
          kali  ini  akan  berbeda.  Aku  tahu,  saat  kami  sama-sama  tampil

          maksimal, mata dunia akan sulit berpaling dari kami.


                                                                        296
   291   292   293   294   295   296   297   298   299   300   301