Page 299 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 299
meruntuhkan tembok kekesalanku. Aku luluh, tenggelam dalam
janji masa depan yang ia tawarkan.
Hari ini, semesta hanya mengizinkan kami bersua dalam
dimensi virtual. Tak ada sapaan hangat lewat telepon di pagi hari
karena tubuhku tumbang dihantam flu. Aku bahkan tak sanggup
menyentuh ponsel sejak fajar menyingsing. Baru setelah Isya, dia
memintaku untuk berbincang via telepon. Karena ini malam
Jumat, aku meminta izin sejenak untuk melantunkan Surah Yasin
terlebih dahulu, dan dia mengiyakannya dengan sabar.
Tiba-tiba, sebuah pesan darinya muncul di layar: "Dengerin
deh lagu You're Gonna Live Forever in Me. Itu buat kamu." Dengan
rasa penasaran, aku segera mencari tahu makna di balik lirik lagu
tersebut. Detak jantungku seolah berhenti saat menyadari bahwa
lagu itu bercerita tentang perpisahan yang abadi. Tanpa pikir
panjang, jemariku mengetik dengan gemetar, "Lo mau kita
udahan?"
Tak berselang lama, ponselku bergetar hebat menampilkan
notifikasi panggilan telepon darinya. Begitu aku angkat, aku
langsung menghujaninya dengan pertanyaan tentang maksud lagu
itu. Meski melodinya akrab di telinga, aku baru benar-benar
mencerna maknanya malam ini. Farras tampak sedikit bingung
299

