Page 302 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 302

bersama  dua  orang  office  boy kantornya,  dan  salah  satu  dari
          mereka membawa serta anaknya yang masih kecil.

          "OB-ku bawa anaknya, beb. Aku rencana mau ajak dia jalan-jalan
          naik mobil, kasihan,"  ceritanya di seberang telepon, menyelipkan

          ketulusan yang terdengar begitu nyata.
          "Oke, tapi ingat, ya, jangan malam-malam pulangnya. Kalau besok

          kamu  kesiangan  bangun,  aku  enggak  akan  maafin,"  ancamku

          setengah bercanda, meski ada secuil harap agar ia benar-benar
          menepatinya.

          "Iya beb, aman kok,"  sahutnya tenang.

               Malam  itu,  tidak  ada  pertikaian  di  antara  kami.  Segala
          sesuatunya  berjalan  seperti  biasa.  Namun,  entah  mengapa,  ada

          yang  mengusik  ketenanganku.  Nada  bicara  Farras  saat  itu

          terdengar  jauh  lebih  lembut  dari  biasanya.  Sebuah  kelembutan
          yang  tidak  biasa,  yang  justru  memicu  alarm  kewaspadaan  di

          dalam benakku. Otakku terus berputar, merasa ada sesuatu yang

          janggal, walau di sisi lain, rasa kagum tak bisa kubendung. Farras
          benar-benar  orang  yang  baik.  Jarang  sekali  ada  seorang  atasan

          yang begitu memikirkan kebahagiaan anak dari stafnya, bahkan

          meluangkan  waktu  untuk  mengajak  mereka  berkeliling  kota
          dengan  mobil  pribadinya.  Tidak  berselang  lama,  sebuah  pesan

          masuk  dari  Farras,  dia  mengirimkan  foto  teman-teman  OB


                                                                        302
   297   298   299   300   301   302   303   304   305   306   307