Page 397 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 397
dengan candaan dan ledekan Farras padaku, kini terasa begitu
asing. Jalanan itu tampak sangat lengang, seolah ikut berduka
karena tak ada lagi suara tawamu di sana.
Pukul 20.40 WIB, aku akhirnya tiba di kost. Aku merebahkan
diri di atas ranjang, menatap langit-langit kamar yang seolah
menyimpan ribuan memori tentang aku dan Farras. Pikiranku
langsung terbang kembali padanya tanpa permisi dan tanpa jeda.
Air mataku jatuh lagi, membasahi bantal yang membisu. Tapi
tangisku kali ini tak lama. Hanya sebentar, sekadar untuk melepas
sesak sebelum aku kembali berpura-pura kuat esok pagi.
397

